Layanan mobile banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), yaitu BYOND by BSI, terus menjadi kanal utama nasabah. Sejak diluncurkan pada November 2024, superapp BYOND tumbuh signifikan dan mendapat respons positif, khususnya dari generasi muda.
Semarak.co – Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan, transformasi digital terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja bisnis perseroan. Digitalisasi menjadi entry gate dalam memperkenalkan produk dan layanan BSI dengan cara yang mudah, aman, dan inklusif.
“BSI akan terus memperkuat transformasi digital pada 2026 melalui peningkatan kapabilitas teknologi, kualitas layanan, serta perluasan ekosistem digital,” ujar Anggoro, dirilis humas melalui WAGroup Media BSI, Selasa (31/3/2026).
Strategi ini diarahkan untuk meningkatkan jumlah pengguna, frekuensi transaksi, dan nilai transaksi secara berkelanjutan, sekaligus mempertegas peran BSI dalam menghadirkan solusi keuangan syariah yang adaptif.
Saat ini, BSI telah memiliki ekosistem e-channel yang lengkap dan terintegrasi, meliputi BSI Call 14040, sekitar 6.000 ATM/CRM, BYOND, BEWIZE untuk cash management institusi, BSI Net, jaringan BSI Agen yang telah mencapai lebih dari 126 ribu agen di seluruh Indonesia, serta layanan remitansi di berbagai negara.
Sebagai informasi, BYOND yang dilaunching akhir 2024 merupakan superapp perbankan digital yang dirancang lebih modern, interaktif, dan menyasar kebutuhan gaya hidup finansial masa kini. Dalam waktu satu tahun sejak peluncurannya, pengguna BYOND tumbuh signifikan sebesar 197% secara tahunan (YoY).
Selain BYOND saat ini BSI juga masih mengaktifkan BSI Mobile, aplikasi mobile banking yang telah hadir sebelumnya. Hingga Desember 2025, jumlah pengguna mobile banking BSI telah melampaui 9 juta user, terdiri dari 6 juta pengguna BYOND dan 3 juta pengguna BSI Mobile.
Pertumbuhan pengguna BYOND didorong oleh transformasi digital BSI melalui pengembangan fitur dan produk inovatif yang adaptif. Salah satunya adalah layanan bullion bank berupa Tabungan Emas yang dapat diakses melalui BYOND dengan nominal terjangkau mulai dari Rp50 ribuan.
Inovasi ini turut mendorong peningkatan pengguna Tabungan Emas menjadi lebih dari 530 ribu nasabah, atau tumbuh 417% (YoY). Selain layanan E-mas, BSI juga terus mengembangkan fitur di dalam aplikasi termasuk di bidang ekosistem haji dan umrah.
Melalui BYOND, nasabah dapat mengakses berbagai layanan secara praktis, mulai dari pembukaan rekening, investasi emas, pembiayaan, hingga fitur sosial dan spiritual seperti ZISWAF, lokasi masjid, dan arah kiblat.
Anggoro menambahkan, pada 2026 BSI optimistis dapat mencapai lebih dari 10 juta pengguna mobile banking, didukung oleh strategi transformasi digital yang terintegrasi antar kanal dan ekosistem. (hms/smr)





