Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak seluruh jajaran kementerian dan elemen bangsa untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai titik perkuat sinergi. Hal ini ditegaskannya sebagai langkah krusial dalam mempercepat pembangunan desa di seluruh penjuru Indonesia.
Semarak.co – Mendes PDT Yandri mengingatkan, membangun 75.266 desa di Tanah Air bukanlah tugas ringan yang bisa dipikul oleh pemerintah sendirian. Pembangunan desa membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pihak.
“Maka, sekali lagi, melalui silaturahim dan buka puasa bersama ini, saya mengajak, mengetuk hati kita semua, ayo semangat kita jaga, kekompakan kita jaga, persatuan kita pelihara,” ujar Mendes PDT Yandri dalam acara Silaturahim dan Buka Puasa di pelataran gedung Kementerian Desa (Kemendes) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin sore (9/3/2026).
Mendes PDT Yandri meyakini bahwa semangat kolaborasi sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah demi pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan. “Karena itu, kepedulian, kesadaran, kekompakan, kolaborasi itu kata kunci,” ujarnya.
Guna merealisasikan target pembangunan tersebut, terang Mendes Yandri, Kemendes PDT telah menjalin sinergi strategis dengan berbagai mitra. Mulai dari Komisi V DPR RI, sektor swasta, media, hingga lembaga internasional sekelas Bank Dunia.
Seluruh fokus pembangunan ini secara sistematis tertuang dalam 12 Rencana Aksi yang komprehensif.Baca jugaKemendes PDT Matangkan Tata Kelola Dukungan Bank Dunia untuk Ribuan Desa Upaya tersebut diawali dengan revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)
“Dan hilirisasi produk unggulan desa untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal. Selain itu, kementerian mendorong terciptanya desa swasembada yang mandiri dalam ketahanan pangan, energi, dan air,” ujar Mendes Yandri disaksikan Bupati Serang Provinsi Banten Ratu Rachmatuzakiyah yang juga istri tercintanya.
Dari sisi ekonomi dan investasi, masih kata Mendes Yandri, rencana ini mencakup pengembangan desa ekspor, peningkatan arus investasi, serta perluasan kerja sama dengan koperasi nasional maupun investor asing guna memperkuat kemandirian finansial desa.
Aspek sumber daya manusia juga menjadi pilar utama melalui program pemuda-pemudi pelopor desa, yang didukung oleh langkah modernisasi berupa digitalisasi desa dan pengembangan potensi desa wisata.
Untuk memastikan efektivitas di lapangan, dilakukan sinergi kelembagaan melalui sinkronisasi dan konsolidasi program berbagai kementerian/lembaga yang masuk ke desa, serta penguatan pengawasan dan tata kelola pengembangan desa yang lebih transparan.
Terakhir, rencana aksi ini mencakup aspek keberlanjutan melalui pembangunan desa berketahanan iklim, pengembangan desa tangguh bencana, serta langkah nyata dalam percepatan pembangunan daerah-daerah yang masih tergolong tertinggal.

Mantan Wakil Ketua MPR RI ini menutup arahannya dengan mengingatkan jajaran Kemendes PDT bahwa tugas mereka adalah sebuah kehormatan besar bagi bangsa. “Saya tidak pernah bosan-bosan mengajak kita semua untuk terus melakukan yang terbaik. Saya bilang kita ini orang-orang yang diberi amanah yang sangat terhormat, yang ingin melakukan yang terbaik,” pungkas Yandri. (net/smr)





