RUPST Bank BSI Tetapkan Dividen Total Rp1,05 Triliun dan Angkat Anggoro sebagai Dirut serta Eks Menteri Muhadjir Jadi Komut

Menko PMK Muhadjir Effendy menjadi inspektur upacara dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Kota Tual, Provinsi Maluku, Sabtu (17/8/2024). Foto: humas Kemenko PMK

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Syariah Indonesia (BSI), Jumat (16/5/2025) menetapkan Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur Utama Perseroan dan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Muhadjir Effendi menjadi Komisaris Utama (Komut).

Semarak.co-Diketahui Muhadjir sebelumnya sempat menduduki posisi penting di kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pada 2016-2019 dipilih menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Lalu 2019-2024 menjadi Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Bacaan Lainnya

Sementara dalam struktural PP Muhammadiyah 2022-2027, Muhadjir Effendy menjadi Ketua bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal. Di periode PP Muhammadiyah sebelumnya Muhadjir membidangi Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan.

Selain itu, ia juga menjadi anggota Tim Visi Indonesia Berkemajuan, PP Muhammadiyah (2014), anggota Badan Pelaksana Harian Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP Muhammadiyah, tahun 2006-2011 bersamaan dengan Ketua Litbang Tapak Suci Putera Muhammadiyah, tahun 2006-2011.

Selain pengangkat Dirut dan Komut wajah baru, RUPST Bank BSI juga mengangkat Meidy Firmansyah, Mochammad Agus Rofiudin, dan Kamaruddin Amin sebagai komisaris. Lalu Nizar Ahmad Saputra, Muhammad Syafii Antonio, dan Addin Jauharuddin sebagai komisaris independen.

RUPST Bank BSI juga menyepakati dividen tunai sebesar Rp1,05 triliun. Atau 15% dari total laba bersih dibagikan kepada pemegang saham.  Dari total dividen tersebut, maka besaran dividen per lembar saham dari bank dengan kode saham BRIS ini sekitar Rp22,78,-.

Jumlah dividen tersebut naik sebesar 22,86% dibandingkan dividen tahun buku 2023 senilai Rp18,54 per lembar saham, mengindikasikan kinerja yang cukup solid pada tahun buku 2024. Adapun tanggal pendistribusian dividen akan diumumkan kemudian.

Wakil Direktur Utama (Wadirut) Bank BSI Bob Tyasika Ananta mengatakan, pembagian dividen tersebut sebagai bentuk komitmen dan apresiasi perseroan terhadap para pemegang saham yang telah senantiasa mendukung pertumbuhan dan perkembangan BSI, di tengah berbagai dinamika kondisi ekonomi dan bisnis.

Sepanjang 2024, Bank BSI membukukan laba bersih sebesar Rp7,01 triliun dan total aset Rp409 triliun dengan kualitas terjaga. Selain untuk dividen, penggunaan 20% laba bersih akan disisihkan sebagai cadangan wajib perseroan.

Adapun 65% sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan. Keputusan ini telah disetujui oleh para pemegang saham dalam agenda RUPS Tahunan. Sejalan dengan dukungan pemegang saham dan momentum pertumbuhan ekonomi, kami optimis kinerja BSI akan terus membaik.

“Ke depan, kami akan terus memacu pengembangan bisnis dan layanan agar dapat memenuhi ekspektasi nasabah dan seluruh stakeholder perseroan,” kata Bob dirilis humas BSI usai acara melalui WAGroup Media BSI, Jumat petang (16/5/2025).

Dengan pertumbuhan laba bersih 22,83% secara tahunan atau year on year (yoy) pada 2024, Bank BSI menjadi salah satu dari jajaran Top 10 Bank di Indonesia yang mencatatkan pertumbuhan kinerja tertinggi.

Dia menyebutkan bahwa langkah perseroan yang fokus pada pembiayaan yang berkualitas, transformasi digital dan inovasi menjadi kunci untuk menjaga kinerja yang impresif di tengah dinamika kondisi perekonomian. Selain itu, kinerja impresif tersebut merupakan impact dari implementasi strategi perseroan sepanjang 2024.

Pertama, paparnya, strategi BSI yang fokus memperbaiki infrastruktur transaction banking, antara lain dengan meluncurkan BYOND by BSI dan memperbanyak mesin ATM/CRM, EDC, BSI Agent, serta merchant QRIS.

Kedua, strategi perseroan dalam menggali potensi bisnis model yang baru, yakni bisnis berbasis emas, tabungan haji, bancassurance, dan bisnis treasury. Adapun BSI menyelenggarakan RUPST di Jakarta dengan pelaksanaan secara luring dan daring menggunakan aplikasi yang disediakan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Yaitu Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI). Penetapan Pengurus Baru Selain penetapan dividen, RUPST juga menetapkan susunan kepengurusan baru. (cnb/net/smr)

Susunan Dewan Komisaris:

  1. Komisaris Utama: Muhadjir Effendy*
  2. Komisaris Independen: Felicitas Tallulembang
  3. Komisaris : Meidy F*
  4. Komisaris : Mochammad Agus Rofiudin*
  5. Komisaris : Kamaruddin Amin*
  6. Komisaris Independen: Nizar Ahmad Saputra*
  7. Komisaris Independen: Muhammad Syafii Antonio
  8. Komisaris Independen: Addin Jauharuddin*

Susunan Direksi:

  1. Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo*
  2. Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta
  3. Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari
  4. Direktur Retail Banking: Kemas Erwan Husainy*
  5. Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna
  6. Direktur Information Technology: Muharto*
  7. Direktur Risk Management: Grandhis Helmi Harumansyah
  8. Direktur Compliance & Human Capital: Arief Adhi Sanjaya*
  9. Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho
  10. Direktur Treasury & International Banking: Firman Nugraha*

Dewan Pengawas Syariah:

  1. Ketua: Hasanudin
  2. Anggota: Mohammad Hidayat
  3. Anggota: Oni Sahroni
  4. Anggota: Abdul Ghofur Maimoen
  5. Anggota: Jaih Mubarak

Note: tanda bintang artinya wajah baru bergabung Bank BSI.

Pos terkait