Serangan Houthi Guncang Riyadh, Sejumlah Maskapai Internasional Hentikan Penerbangan

Ketegangan keamanan meningkat setelah kelompok Houthi Yaman mengklaim menyerang Bandara Internasional King Khalid, memicu pembatalan penerbangan dan kekhawatiran keselamatan pada Kamis, 8 Oktober 2026, di ibu kota Arab Saudi.

Semarak.co – Menurut Reuters, sebuah pesawat Saudia mengalami kerusakan berat dan terbakar saat terparkir di bandara. Belum ada kepastian mengenai korban luka dalam insiden pesawat tersebut yang masih diselidiki oleh pihak berwenang.

Bacaan Lainnya

Kelompok Houthi menyatakan rudal balistik mereka menargetkan bandara itu. Namun, klaim mengenai keberhasilan serangan itu belum dikonfirmasi secara independen, sementara otoritas Saudi melaporkan intersepsi sejumlah rudal yang menuju Riyadh kemarin.

The Independent, Opponent.com dan Reuters.com (9/10/2026) melaporkan, Lufthansa Group menangguhkan penerbangan Riyadh hingga 16 Oktober, sedang Air India dan Akasa Air membatalkan layanan hingga 10 Oktober. IndiGo menghentikan penerbangan hingga Jumat karena situasi keamanan kawasan.

Dampak gangguan meluas; Associated Press menyebut lebih dari 275 penerbangan dibatalkan pada Kamis. Penumpang diminta memeriksa status perjalanan langsung melalui Selat maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara untuk menghindari kendala tambahan.

Dampak terhadap Situasi Regional

Eskalasi serangan menambah tekanan terhadap keamanan Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah. Ancaman terhadap bandara serta fasilitas energi juga meningkatkan kekhawatiran mengenai keselamatan warga sipil dan stabilitas transportasi internasional. (net/ti/oc/rts/ap/kim/smr)

Pos terkait