Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengunjungi Command Center “Posko Pendampingan Tes Kemampuan Akademik (TKA), bertepatan dengan hari pertama TKA gelombang tiga, Senin 27 April 2026.
Semarak.co – Di Command Center, Mendikdasmen berinteraksi dengan tim teknis yang memantau jalannya TKA secara real time, mencakup kesiapan sistem, pengawasan pelaksanaan, serta respons terhadap kendala teknis yang mungkin terjadi di lapangan.
“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkomitmen untuk terus memastikan pelaksanaan TKA berlangsung secara kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh Indonesia,” ujarnya, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Rabu (29/4/2026).
Pada kesempatan itu, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Corneli Latupeirissa, menyampaikan bahwa pelaksanaan hari pertama TKA gelombang tiga berjalan tertib dan lancar, meski ada kendala teknis, namun telah teratasi dengan baik.
“Pelaksanaan TKA gelombang tiga berjalan lancar. Pada sesi pertama sempat ada beberapa sekolah di kabupaten yang mengalami gangguan, terutama pada jaringan internet, namun saat ini sudah dapat diatasi,” ujarnya di Tangerang Selatan.
Sementara itu, Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Nurkhayati, juga menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di sekolah binaan Kementerian Agama berjalan lancar dengan tingkat keikutsertaan yang tinggi.
“Untuk wilayah Yogyakarta, Alhamdulillah sama dengan Jateng aman dan terkendali, untuk jaringan Alhamdulillah aman. Untuk Madrasah, MI dan MTs, seratus persen Ikut semua,” ungkapnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Mendikdasmen menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kualitas dan integritas pelaksanaan TKA di seluruh wilayah.
Berdasarkan pemantauan dan dialog dengan para penyelenggara di berbagai provinsi, baik dari Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, maupun pihak terkait lainnya, pelaksanaan berjalan lancar dan tertib.
Partisipasi TKA SD Tinggi di Berbagai Daerah
Berdasarkan pemantauan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di berbagai daerah, TKA SD/MI berlangsung dengan lancar dan tertib. Hal ini mencerminkan kesiapan sekolah sekaligus kuatnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung proses belajar murid.
Di Daerah Istimewa Yogyakarta, TKA diikuti 48.675 peserta didik. Dari total 2.014 sekolah peserta, hampir seluruhnya melaksanakan secara mandiri dengan moda daring. Hal tersebut menunjukkan kesiapan infrastruktur digital serta pengelolaan pelaksanaan yang baik di tingkat sekolah.
Di Riau, partisipasi juga tercatat mendekati 100 persen. Pelaksanaan berlangsung lancar dengan suasana yang tertib dan kondusif. Kepala SD Negeri 009 Kayu Kapur Kota Dumai, Susilawati Lestari, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan di sekolahnya berlangsung baik.
Sementara itu, di Nusa Tenggara Barat, TKA diikuti oleh 100.060 murid dari 4.117 satuan pendidikan. Pada gelombang awal, sebanyak 77.894 murid dari 3.133 satuan pendidikan telah mengikuti TKA. Untuk SDLB sendiri, sebanyak 41 satuan pendidikan turut mengikuti tes.
Di Provinsi Bengkulu, sebanyak 34.694 murid dari 1.526 satuan pendidikan mengikuti TKA dengan antusiasme tinggi. Guru SD Islam Al Azhar 51 Kota Bengkulu, Abdul Azis, menyampaikan bahwa kesiapan murid terlihat dari suasana ujian yang lebih tenang dan positif.
“Pada awalnya murid mungkin merasa jenuh, namun saat pelaksanaan TKA, mereka terlihat lebih tenang dan siap. Bahkan, senyum terlihat dari wajah murid saat keluar dari ruang ujian,” ungkapnya.
Berbagai gambaran di lapangan menunjukkan bahwa TKA tidak lagi dipersepsikan sebagai ujian yang menegangkan, melainkan sebuah proses belajar. Suasana yang tenang, kesiapan yang matang, serta dukungan dari lingkungan belajar menjadikan TKA sebagai pengalaman yang bermakna bagi murid. (hms/smr)





