Adegan video klip Taylor Swift saat merilis album baru bertajuk Folklore. Foto: indopos.co.id

Republic Records, label perusahaan yang merilis album Folklore melaporkan bahwa album terbaru Taylor Swift itu terjual sebanyak lebih dari 1,3 juta kopi secara global hanya dalam waktu 24 jam sejak dirilis.

semarak.co– Menurut label itu, album Folklore juga memecahkan rekor global untuk streaming hari pertama di spotify oleh artis perempuan dengan total 80,6 juta streaming, dan ini merupakan album pop paling banyak di streaming di Apple Music dalam 24 jam dengna 35,47 streaming.

Meskipun angka penjualan minggu pertama masih belum tersedia, tetapi Folklore mungkin akan menjadi album debut terbesar untuk 2020, sebuah predikat yang sebelumnya dipegang oleh After Hours oleh The Weeknd.

After Hours diketahui melampaui penjualan album anumerta Juice WRLD, Legends Never Die yang mencatat 517.800 unit pada minggu pertama tahun ini, menurut grafik album Rolling Stone.

After Hours memulai debut dengan 460 ribu unit pada Maret 2020. Namun, penjualan After Hours tercatat hanya di Amerika Serikat (AS), sedangkan catatan Taylor Swift yang diklaim oleh labelnya merupakan angka penjualan global.

“Ini adalah album terbaru di mana aku mencurahkan seluruh keinginan, impian, ketakutan, dan renunganku. Sebelum tahun ini, aku mungkin terlalu memikirkan kapan akan merilis musik di waktu yang tepat,” kata Taylor ketika mengumumkan albumnya di media sosial seperti dilansir Variety, Minggu (26/7/2020).

Taylor menutup pernyataannya, “Tetapi masa-masa ini mengingatkanku bahwa tidak ada yang terjamin. Perasaanku mengatakan bahwa jika kau membuat sesuatu yang kau sukai, kau hanya harus mengeluarkannya ke dunia. Itulah sisi ketidakpastian yang bisa aku dapatkan.” (pos/net/smr)

LEAVE A REPLY