Petugas dari Satgas Udara Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta menyemprotkan disinfektan rutin bandara di bawah pengelolaan Angkasa Pura (AP) II. Foto: humas AP II

Stakeholder Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berkoordinasi erat dalam mendukung pengendalian perjalanan internasional sebagai upaya memproteksi warga negara Indonesia (WNI) dari kasus importasi COVID-19 termasuk varian baru Omicron.

semarak.co-Sejalan dengan hal ini, Bandara Soetta menerapkan ketentuan di dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan (SE Menhub) Nomor SE 102 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi COVID-19.

Komandan Satgas Udara COVID-19 Bandara Soetta Letkol Agus Listiono mengatakan, koordinasi intensif dilakukan berbagai stakeholder agar protokol kesehatan perjalanan internasional dapat diterapkan dengan baik di Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta (KKP Kementerian Kesehatan) dr. Darmawali Handoko mengatakan, penumpang rute internasional baik WNI dan WNA yang mendarat di Bandara Soetta harus menunjukkan kartu vaksinasi serta hasil tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Adapun SE Menhub Nomor 102 Tahun 2021 antara lain mengatur penutupan sementara masuknya warga negara asing (WNA). Baik secara langsung maupun transit di negara asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi dalam kurun waktu 14 hari dari negara/wilayah yang telah mengonfirmasi adanya transmisi varian Omicron.

Yaitu Afrika Selatan, Botswana, dan Hong Kong, serta negara yang secara geografis berdekatan dengan negara transmisi komunitas kasus Omicorn yaitu Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini dan Lesotho.

Director of Operation & Services AP II Muhamad Wasid mengatakan seiring dengan penutupan sementara masuknya WNA tersebut, stakeholder Bandara Soekarno-Hatta meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan internasional.

“Setelah dilakukan koordinasi di antara stakeholder, titik checkpoint akan ditambah untuk memastikan ketentuan penutupan sementara masuknya WNA sesuai SE Menhub Nomor 102/2021 dapat diterapkan dengan baik,” ujar Wasid seperti dirilis humas Angkasa Pura (AP) II melalui email semarak.redaksi@gmail.com, Jumat (3/12/2021).