Semua upaya diplomatik untuk mengakhiri perang melawan Iran akan dilakukan Qatar. Hal itu dikatakan secara resmi oleh pihak Qatar pada hari Selasa (24/3/2026) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan adanya komunikasi antara Washington dan Teheran.
Semarak.co – “Kami mendukung semua upaya diplomatik dalam kerangka ini, baik melalui saluran dan kontak resmi maupun tidak resmi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, seperti dilansir Arrahmah.id dari Arab News pada 24/3/2026.
Saya ingin menekankan di sini bahwa saat ini tidak ada upaya langsung Qatar yang sedang berlangsung terkait mediasi antara kedua pihak,” tambah jubir Kemenlu negeri The Maroons (Si Merah Marun), julukan negara kaya minyak, Qatar.
Qatar juga mengatakan pada Selasa bahwa perang di Timur Tengah telah membuat sistem keamanan negara-negara Teluk berada di ambang kehancuran karena Iran terus melancarkan kampanye udara terhadap negara-negara tetangga.
“Hasil terpenting dari perang ini adalah runtuhnya sistem keamanan di kawasan Teluk,” lanjut Al-Ansari. “Negara-negara Teluk — yang telah bekerja sama erat dan paralel untuk memastikan keamanan mereka — membutuhkan evaluasi ulang.”
Yakni evaluasi ulang pasca-perang tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan kerangka keamanan regional bersama,” pungkas juru bicara Kemenlu negara berjuluk Al-Annabi, Majed Al-Ansari seperti dikutip Arab News. (net/aid/an/kim/smr)





