Terima Audiensi IMM, Wamentrans Viva Yoga Ingatkan Mahasiswa Jangan Tabu Politik

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat menerima IMM di kantornya. Foto humas kementrans

Selepas mengikuti Tanwir XXXIV Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Dewan Pengurus Daerah IMM Jawa Timur yang dipimpin Devi Kurniawan bersilaturahmi kepada Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi.

Semarak.co – Kehadiran mereka di Gedung Makarti, kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, Selasa (8/8/2026) untuk menyampaikan rencana kegiatan Akademi Politik Daerah 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan bertema Meneguhkan Demokrasi Substantif di Tengah Tantangan politik Nasional: Pemuda Sebagai Pengawal Kebijakan, IMM mengundang Viva Yoga sebagai pembicara. Menurut Devi kegiatan Akademi Politik Daerah 2026 itu digelar pada Oktober.  Tempatnya di Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Kehadiran delegasi organisasi mahasiswa dibawah naungan Muhammadiyah itu disambut dengan terbuka oleh Wamentrans Viva Yoga. Dikatakan organisasi yang didirikan oleh Ahmad Dahlan itu sebagai lembaga yang besar. “Besarnya organisasi ini karena semua dijalankan secara amanah,” ujar Wamentrans Viva Yoga.

Amanah disebut sebagai hal penting dalam beroganisasi. Lebih lanjut diungkapkan, banyak titik temu organisasi ini dengan berbagai lembaga dan institusi kemasyarakatan dan politik yang diaktivi oleh Viva Yoga.

Kepada IMM, Wamentrans Viva Yoga menyebut organisasi ini seperti organisasi-organisasi mahasiswa lainnya merupakan lembaga yang menghasilkan kader untuk umat dan bangsa. “IMM sebagai sumber perkaderan,” ujarnya dirilis humas usai acara melalui WAGroup ForWaTrans, Rabu (9/9/2026)

Sebagai organisasi yang menghasilkan banyak kader, didorong anggota dan pengurus yang ada mampu menempati berbagai posisi, menjadi politisi, pengusaha, dosen, dan profesi lainnya, “jangan hanya pada satu posisi”, tutur mantan Presidium MN KAHMI itu.

Dengan menempatkan kader pada berbagai posisi maka IMM akan menjadi lembaga perjuangan, pengabdian, dan pemberdayaan masyarakat. Viva Yoga mengingatkan agar organisasi mahasiswa tidak tabu pada kekuasaan. Kekuasaan yang ada menurutnya perlu dijadikan mitra atau kolaborasi dalam merealisasikan program-program organisasi.

“Program kerja organisasi bisa disinergikan dengan program-program kerja pemerintah”, ucapnya. Disebut banyak program pemerintah yang berada di berbagai kementerian dan lembaga lainnya bisa disinergikan dengan organisasi-organisasi di masyarakat termasuk organisasi mahasiswa.(hms/trans/sam)

Pos terkait