TelkomProperty Salurkan Kurban Sapi dan Domba untuk Korban Banjir di Aceh melalui BAZNAS

BAZNAS menerima penyerahan hewan kurban dari PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty) untuk disalurkan ke lokasi terdampak banjir, yakni Pondok Pesantren Fajrus Salam, Aceh Tamiang. 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menerima penyerahan hewan kurban satu sapi dan lima domba, dari PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty) untuk disalurkan ke lokasi terdampak banjir, yakni Pondok Pesantren Fajrus Salam, Aceh Tamiang.

Semarak.co – Wakil Ketua BAZNAS Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, hewan kurban yang diserahkan akan didistribusikan ke daerah terdampak banjir, khususnya di Aceh. Langkah ini diambil sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat yang menghadapi musibah.

Bacaan Lainnya

“Lokasinya sudah ditetapkan, yaitu Pondok Pesantren Fajrussalam di Desa Menang Gini, Kabupaten Aceh Tamiang. Ini mungkin bagian empati kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Zainut Tauhid, dirilis humas Baznas usai acara melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, jalinan kepedulian antara BAZNAS RI dan TelkomProperty telah berjalan beberapa tahun terakhir. Berbagai program kemanusiaan, mulai dari pembagian paket sembako Ramadan, bantuan perlengkapan sekolah, hingga penyaluran hewan kurban setiap tahun menjadi bukti komitmen kolaborasi kedua lembaga.

Ia menegaskan komitmen BAZNAS dalam menjaga transparansi dan profesionalisme penyaluran amanah kurban kepada para mustahik di Aceh Tamiang. BAZNAS memastikan seluruh proses pengelolaan kurban dilakukan dengan memegang teguh prinsip Tiga Aman BAZNAS, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

“Ibadah Iduladha yang identik dengan Idul Kurban itu tidak semata ritual belaka, tetapi juga mengandung nilai-nilai mulia yang mudah-mudahan dapat lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

VP Corporate Secretary TelkomProperty Rifiana Candra Sari menjelaskan keputusan penyaluran hewan kurban tersebut diambil setelah jajaran manajemen meninjau langsung kondisi pondok pesantren yang terdampak banjir. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk turut menghadirkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

“Mudah-mudahan niat baik kami dapat diterima oleh masyarakat setempat dengan bantuan BAZNAS yang tentunya sudah memiliki jaringan yang cukup luas sehingga kami dapat melaksanakan niat baik itu secara tepat sasaran langsung kepada masyarakat,” tuturnya.

BAZNAS RI Remikan Balai Ternak di Tegal

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Pemkab Kabupaten Tegal dan UIN Walisongo Semarang meluncurkan Program Balai Ternak sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas untuk mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad menyampaikan, program pemberdayaan ekonomi melalui Balai Ternak ini diharapkan dapat menjadi jalan bagi mustahik untuk bertransformasi menjadi muzaki atau minimal menjadi munfik.

Idy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tegal dan UIN Walisongo atas dukungan dan kolaborasinya sehingga program Balai Ternak Tegal dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi peternak lokal.

Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak berhenti di satu desa saja, tetapi dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Tegal. “Kami ingin ke depan program yang semacam ini di Kabupaten Tegal bisa digencarkan di berbagai wilayah lainnya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyambut baik program yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan ekonomi masyarakat tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen mendukung keberlanjutan program melalui sinergi regulasi dan penguatan zakat.

“Program ini bukan sekadar bantuan ekonomi, melainkan pemberdayaan masyarakat lewat semangat gotong royong. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat yang luas dan memberikan dampak nyata secara ekonomi,” ujar Ischak.

Ia berharap Desa Danawarih dapat berkembang menjadi sentra penghasil bibit ternak unggul sekaligus menjadi contoh keberhasilan program balai ternak di daerah lain.

Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang Akhmad Arif Junaidi mengapresiasi terselenggaranya program Balai Ternak Tegal yang dinilai monumental karena melibatkan berbagai aspek, mulai dari pengadaan kambing unggul, inovasi pakan, hingga pembinaan berkelanjutan bagi peternak.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. “Dosen tidak hanya mengajar atau membimbing disertasi, tetapi juga wajib melaksanakan penelitian sesuai bidang kajiannya serta melakukan pengabdian masyarakat,” ujar Akhmad.

Ia berharap program Balai Ternak Tegal dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain dalam menghadirkan program pengabdian masyarakat yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Balai Ternak BAZNAS di Tegal yang tergabung dalam Kelompok Harapan Ternak ini melibatkan 15 peternak penerima manfaat, dengan total ternak yang dikelola mencapai 92 ekor, yang terdiri dari 70 ekor pejantan, 21 ekor betina, serta 1 ekor pejantan.

Kehadiran Balai Ternak ini diharapkan dapat memperkuat sistem pemberdayaan peternak berbasis komunitas, meningkatkan produktivitas usaha ternak, serta menjadi penggerak kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan di Kabupaten Tegal. (hms/smr)

Pos terkait