Direktur Enterprise Business Service Telkom Edi Witjara (kanan) bersama Kepala Divisi TIK Polri Irjen Pol Slamet Uliandi saat acara pembukaan rangkaian pelatihan Internetworking Bersertifikat di Polri di Jakarta pada Rabu (13/10/2021). Foto: humas Telkom

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meneguhkan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas SDM di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melalui penyelenggaraan Pelatihan Internetworking Bersertifikasi di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

semarak.co-Rangkaian Pelatihan Internetworking Bersertifikasi di Polri dimulai sejak Rabu (13/10/2021) dan dibuka langsung Kepala Divisi TIK Polri Irjen Pol Slamet Uliandi, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara, dan jajaran.

Selain meresmikan Pelatihan Internetworking Bersertifikasi, pada kesempatan yang sama Polri juga memberi penghargaan khusus kepada Telkom atas kontribusi perusahaan dalam mendukung kegiatan vaksinasi dan berbagai aktivitas kepolisian selama ini.

Dalam sambutannya saat acara pembukaan pelatihan, Irjen Pol Slamet Uliandi menyebut pengembangan kapasitas SDM di bidang IT kini tengah gencar dilakukan Polri sesuai mandat yang diberikan Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Melalui pelatihan SDM di bidang IT, diharapkan ke depannya kualitas pelayanan Polri akan meningkat dan diikuti dengan semakin tumbuhnya kepercayaan publik terhadap lembaga kepolisian,” ujar Slamet seperti dirilis humas Telkom melalui email semarak.redaksi@gmail.com, Jumat malam (15/10/2021).

Menanggapi pernyataan tersebut, Edi Witjara menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan Polri kepada Telkom selama ini. Edi berkata, program improvisasi kapasitas SDM IT yang dimiliki Polri sejalan dengan visi dan misi Telkom yang kini tengah bertransformasi menjadi digital telecommunication company.

“Kami berterima kasih atas segala kepercayaan dan penghargaan yang diberikan Polri kepada Telkom karena keterlibatan aktif perusahaan dalam mendukung program-program pemerintah terutama terkait penanganan pandemi Covid-19,” imbuh Edi.