PP PTMSI Sebut Target Tidak Muluk-Muluk di Kejuaraan Tenis Meja Asia

152
Ketua umum PP PTMSI bersama penitia. foto: Pengurus PP PTMSI

Ketua Umum Pengurus Pusat  Persatuan tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI) Komjen Pol (purn)  Oergoseno tidak memasang target muluk-muluk pada atlet tenis meja yang bakal diikut sertakan pada Kejuaraan Tenis Meja Asia 2019 yang digelar, 15-22 September mendatang di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

“Kita hanya menurunkan atlet muda berusia dibawah 18 tahun,  karena pemain senior tidak bisa ambil bagian karena terkendala akan nikah dan juga persiapan untuk PON,  Papua, “kata Oergoseno berterus terang pada wartawan pada acara temu wartawan di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Hadir pada acara tersebut,  Perwakilan dari Asia Table Tennis Union (ATTU), Chan Foong Keong, Ketua Pengurus Daerah PTMSI Yogyakarta,  H.  Bagiya Rakhmadi SH. LLM dan Muchlis Marliono, Ketua Panitia Pelaksana.

Menurut Oergoseno,  dengan keterbatasan pemain nasional yang dimiliki oleh PP.  PTMSI itu,  akhirnya diputuskan penain muda berusia dibawah usia 18 tahun untuk diikut sertakan pada kejuaraan asia.

Namun demikian sebelumnya, mereka ditempa  berlatih di Cina selama tiga bulan. “Untuk itu kita tidak bisa berharap banyak,  yang penting tampil bagus tidak mengecewakan, ” ujar Oegroseno.

Untuk dikrtahui pada SEA games 2017 lalu di Malaysia,  Indonesia hanya mampu meraih 4 Perunggu yang diperoleh dari Ficky Supit,  Cristian Ferliana dan Cristian/Fauziah.