PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menjalin sinergi dengan komunitas pelaku usaha mikro Sampoerna Retail Community (SRC). SRC telah mencakup 250 ribu toko kelontong di seluruh Indonesia, yang didukung oleh lebih dari 6.300 Mitra SRC, serta terhubung melalui 10.000 Paguyuban SRC.
Semarak.co – Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy menyampaikan, kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional melalui dukungan pembiayaan yang tepat sasaran dan mudah diakses pelaku usaha kecil.
Terlebih saat ini segmen ini menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ini BSI telah menyalurkan pembiayaan UMKM mencapai Rp53,37 triliun dengan lebih dari 350 ribu UMKM binaan.
“BSI siap mendukung pembiayaan sekitar 250 ribu toko kelontong SRC di seluruh Indonesia agar mereka dapat meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat daya saing di tengah dinamika ekonomi,” ujarnya, dirilis humas melalui WAGroup Media BSI, Selasa (2/6/2026).
BSI dan SRC memiliki visi dan misi yang sama dalam penguatan inklusi keuangan syariah melalui jaringan Toko SRC di seluruh di Indonesia. BSI optimis penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha mikro dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak pedagang di berbagai daerah.
BSI terus berupaya menghadirkan solusi keuangan yang inklusif dan memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Saat ini Perseroan memiliki berbagai layanan pembiayaan UMKM yang bisa diakses pelaku usaha. Diantaranya pembiayaan KUR dan BSI Usaha Mikro.
Direktur Utama PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Romulus Sutanto, mengatakan bahwa perayaan 18 tahun SRC menjadi momentum untuk merayakan perjalanan, sekaligus mempertegas komitmen SRC dalam memberdayakan UMKM di Indonesia.
“Selama 18 tahun, SRC terus berupaya menghadirkan pendampingan bagi para pemilik toko agar naik kelas. Komitmen ini kami wujudkan melalui berbagai inisiatif, termasuk memperluas kolaborasi strategis bersama berbagai pihak, salah satunya dengan Bank Syariah Indonesia (BSI),” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem UMKM nasional, khususnya dalam penyaluran pembiayaan syariah untuk memperluas akses pasar, serta menghadirkan layanan yang relevan dan bernilai tambah bagi toko kelontong di seluruh Indonesia.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, SRC juga terus membantu para pemilik toko meningkatkan pengelolaan usaha, mulai dari penataan toko yang lebih rapi, bersih, dan terang, hingga adopsi teknologi seperti AYO Toko dan digital payment, agar usaha mereka semakin berdaya saing dan berkembang.
Sinergi ini turut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung agenda pemberdayaan UMKM dan peningkatan produktivitas masyarakat, sejalan dengan prioritas nasional dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (hms/smr)





