Jose Mourinho mencibir keputusan Carlo Ancelotti yang mengabaikan Neymar dari Tim Nasional Brasil. Nama pemain berusia 33 tahun itu terus menjadi perdebatan, terutama soal kelayakannya bergabung dalam Tim Samba di Piala Dunia 2026.
Semarak.co – Berdasarkan performa yang dimilikinya, Neymar Jr dianggap Carlo Ancelotti tak layak untuk bisa bergabung skuadnya. Pasalnya, eks penyerang FC Barcelona itu punya performa jauh dari kata memuaskan dibanding para penyerang Timnas Brasil lainnya.
Padahal dirinya hanya bermain di Liga Brasil yang secara level jauh dari kompetisi Eropa yang jadi tempat bermain para penyerang Selecao lainnya. Tak hanya soal performa, mantan pelatih Real Madrid enggan memanggilnya karena kondisi fisiknya yang dianggap jauh dari kata ideal.
Sejak tahun lalu, Neymar terus dihantam cedera dan sempat menjalani operasi pada lutut kirinya Desember 2025. Kondisi fisik yang prima menjadi syarat wajib dari Ancelotti bagi pemain untuk bisa menembus Timnas Brasil, sehingga eks megabintang PSG itu tak dipanggil.
Siapa sangka, keputusan pelatih asal Italia itu mendapat cibiran dari rekan seprofesinya, Jose Mourinho. Mantan pelatih Real Madrid, MU, Chelsea, AS Roma, mencibir pelatih asal Italia soal keputusannya itu usai Timnas Brasil dibekuk Prancis 1-2 di laga uji coba, pada Jumat (27/3/2026) WIB.
Di mata pelatih berjuluk The Special One itu, absennya Neymar membuat Tim Samba seperti kehilangan faktor X. Menurutnya, dampak absennya sama dengan ketidakhadiran Cristiano Ronaldo di skuad Portugal atau Lionel Messi di skuad Argentina.
Dan Neymar sama pentingnya seperi Ronaldo maupun Messi di timnas negaranya. “Bayangkan jika Portugal tidak memanggil Cristiano Ronaldo, atau jika Argentina tidak memanggil Lionel Messi,” buka Mourinho, seperti dilansir BolaSport.com dari Marca (30/3/2026).
“Anda tidak bisa mencoret Neymar dari tim nasional kecuali ada kesepakatan bersama. Ini adalah kurangnya rasa hormat yang besar terhadapnya (Neymar). Dia (Ancelotti) benar-benar melakukan kesalahan,” imbuhnya.
Cibiran Mou ke Ancelotti ini datang setelah banyak figur top di Brasil mengkritisi keputusan eks pelatih AC Milan itu. Sebelumnya, legenda Brasil seperti Romario dan Ronaldo Nazario menyebut Neymar layak dipanggil Selecao.
Pasalnya, kehadirannya akan membuat Brasil punya kans lebih besar untuk memenangkan pertandingan maupun menjuarai Piala Dunia 2026. Terlepas dari drama tersebut, Timnas Brasil akan melakoni ujian berat lainnya sebelum bertarung di Piala Dunia 2026.
Usai tumbang dari Prancis, Vinicius Junior dkk. akan menantang runner up Piala Dunia 2018, Kroasia. Duel kontra Luka Modric dkk. ini dijadwalkan akan tersaji pada hari Rabu (1/4/2026) pukul 07.00 WIB di negeri Paman Sam AS.
Pertandingan yang cukup besar itu akan menjadi tes terakhir bagi coach Carlo Ancelotti untuk menemukan ramuan yang pas dan tepat guna memenuhi ambisinya untuk membawa Brasil meraih gelar Piala Dunia ke-6 kalinya. (net/bsc/afp/kim/smr)






