Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri dialog pengurus Koperasi Desa /Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), di Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas, Jumat (29/5/2026).
Semarak.co – Menkop menegaskan posisi strategis koperasi sebagai instrumen utama penguatan ekonomi rakyat. Dia menekankan bahwa KDKMP dirancang untuk menghadirkan pusat ekonomi produktif langsung dari tingkat desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Barang-barang yang dijual di KDKMP diprioritaskan produk lokal asli wilayahnya,” tegas Menkop, dirilis humas usai acara melalui pesan elektronik Redaksi semarak.co, Jumat malam (29/5/2026).
Menkop Ferry juga mendorong KSP Kopdit Obor Mas untuk terus berkembang dan menjadi kebanggaan nasional. Menurutnya, dengan capaian aset yang hampir menyentuh Rp2 triliun, Obor Mas telah menunjukkan peran besar koperasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat di NTT.
Khusus untuk wilayah Kabupaten Sikka, saat ini tercatat sebanyak 31 titik pembangunan KDKMP yang sedang berjalan. Menkop menilai hal ini menunjukkan koperasi telah menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.
Menkop Ferry juga mengingatkan pentingnya tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. “Koperasi harus mampu membantu masyarakat melalui penguatan usaha produktif, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan usaha desa,” ujarnya.
Plt Ketua Pengurus Kopdit Obor Mas Velerianus Samador mengaku bangga atas kepercayaan Kemenkop menunjuk Kopdit Obor Mas sebagai salah satu “kakak asuh” bagi KDKMP di NTT. Harapannya, melalui kolaborasi ini KDMP bisa berkembang sesuai harapan,.
Ia menambahkan, dari total 194 KDMP, pihaknya akan melakukan pemetaan untuk menentukan koperasi yang akan diprioritaskan dalam pendampingan tahap awal. “Kita baru mulai dan akan melihat mana yang paling membutuhkan pendampingan terlebih dahulu,” katanya. (hms/smr)





