Lampaui Target, LPDB Koperasi Salurkan Dana Bergulir Rp1,7 Triliun Sepanjang 2025

Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto.

Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi mencatatkan kinerja positif pada 2025, dengan melampaui target penyaluran dana bergulir. Dari target Rp1,6 triliun, LPDB Koperasi  penyaluran hingga Rp1,7 triliun dengan pola konvensional Rp991 miliar, dan pola syariah Rp709 miliar.

Semarak.co – Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi sinyal positif atas kinerja dan kesiapan organisasi dalam menjalankan mandat negara.

Bacaan Lainnya

“Pencapaian ini merupakan sinyal positif bahwa mesin produksi LPDB Koperasi masih berjalan dengan baik dan mampu memberikan kontribusi sesuai target yang diamanatkan pimpinan kepada LPDB Koperasi,” ujar Krisdianto, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Media LPDB-Koperasi, Jumat malam (2/1/2025).

Selain capaian penyaluran dana bergulir, pada 2025 LPDB Koperasi bersama Kemenkop turut mengawal suksesi pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia.

LPDB Koperasi juga terlibat aktif dalam memastikan operasionalisasi KDKMP Mockup Percontohan, termasuk dukungan pembiayaan dana bergulir sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.

Di sisi lain, LPDB Koperasi turut mendorong koperasi-koperasi mitra untuk mendukung program KDKMP dengan menjadi kakak asuh, guna memperkuat kapasitas kelembagaan dan usaha KDKMP di daerah.

Memasuki 2026, Krisdianto menegaskan bahwa LPDB Koperasi optimistis dapat menjalankan peran strategisnya, khususnya dalam mengawal operasionalisasi dan pembangunan fisik KDKMP yang menjadi agenda prioritas nasional.

“LPDB Koperasi optimistis dapat melaksanakan arahan pimpinan untuk mendukung seluruh program strategis Kementerian Koperasi, termasuk dalam mencapai target penyaluran dana bergulir yang akan ditetapkan pada tahun 2026,” tegasnya.

Dalam menghadapi tantangan tahun 2026, LPDB Koperasi telah menyiapkan strategi penyaluran dana bergulir berbasis 3S, yaitu menyiapkan kompetensi SDM, menyiapkan infrastruktur pendukung, dan menyiapkan pilot project koperasi.

“Strategi yang kami terapkan adalah 3S. Pertama, siapkan kompetensi SDM melalui pelatihan untuk upgrade skill. Kedua, siapkan infrastruktur pendukung penyaluran dana bergulir melalui digitalisasi. Ketiga, siapkan beberapa titik piloting koperasi yang mewakili program strategis Kemenkop sebagai showcase untuk direplikasi,” jelas Krisdianto.

Ia menambahkan bahwa fokus penyaluran dana bergulir LPDB Koperasi tetap diarahkan ke sektor riil, dengan porsi yang akan terus ditingkatkan sejalan dengan kebijakan dan penugasan strategis dari Kementerian Koperasi di bawah kepemimpinan Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Lebih lanjut, Krisdianto menekankan pentingnya menjaga integritas organisasi dan tata kelola yang baik dalam setiap proses penyaluran dana bergulir.

“Harapan kami, LPDB Koperasi tetap menjadi lembaga yang dapat diandalkan dalam mendukung program-program Kementerian Koperasi dan terus menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mempercepat pemerataan ekonomi yang berpihak kepada rakyat banyak,” ungkapnya.

LPDB Koperasi juga akan memperkuat kinerja insan LPDB melalui penetapan target kinerja yang terukur, dukungan pelatihan yang komprehensif, serta pengawasan dan perbaikan proses kerja secara berkelanjutan, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance dan nilai-nilai budaya kerja Core Value BERAKHLAK.

Dengan fondasi kinerja solid dan strategi yang terarah, LPDB Koperasi optimistis memperkuat perannya sebagai instrumen negara dalam mendorong koperasi yang modern, sehat, dan berdaya saing, sekaligus mendukung agenda pembangunan ekonomi nasional berbasis desa dan kelurahan. (hms/smr)

Pos terkait