seremoni penyerahan Sertifikat SNI ISO kepada PT PNM. foto: humas Sucofindo

PT Sucofindo menyerahkan sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016 kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Sucofindo Budi Hartanto menyerahkan sertifikat pada Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT PNM M.Q. Gunadi di Menara PT Taspen dengan menerapkan protokol Physical Distancing di masa New Normal, Kamis 8/10/2020).

semarak.co– Budi Hartanto mengapresiasi dan motivasi kepada PT PNM untuk terus mempertahankan pencapaian keberhasilannya dalam meraih sertifikat SNI ISO 37001:2016. “Kami sangat berterima kasih kepada PT PNM telah mempercayakan kami sebagai Lembaga Sertifikasi,” ujar Budi dalam rilis Humas Sucofindo, Senin (12/10/2020).

Budi pun sangat mengapresiasi komitmen dari para pimpinan dan jajaran manajemen PNM terhadap penerapan sistem anti penyuapan di perusahaan. “Pencapaian ini harus terus dipertahankan dan diperbaharui mengingat tantangan terus berubah,” kata Budi.

Selanjutnya, kata Budi, PNM mengimplementasikan standar SNI ISO 37001:2016. Sistem manajemen ini menggunakan pendekatan risiko, maka perusahaan membuat keputusan yang lebih baik tentang mitra bisnis dan pihak ketiga dengan memahami dan proaktif mengelola risiko yang akan hadir dari hubungan kerja sama tersebut.

BACA JUGA :  Dinilai Kompeten, BPJPH Kemenag Tugaskan Sucofindo sebagai Lembaga Pemeriksa Halal

“Penerapan standar SNI ISO 37001 dengan utuh dan konsisten terhadap seluruh persyaratan standard yang ada dengan selalu mengidentifikasi risiko anti suap akan mendukung pencapaian Rencana Strategis maupun Kinerja PT Permodalan Nasional Madani,” ujarnya.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM M.Q. Gunadi mengungkapkan, kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindungi segenap Insan PNM dari perilaku suap dan akibat buruk yang ditimbulkan. “Melalui tata kelola perusahaan yang bersih dari perilaku suap kami meyakini akan meningkatkan sustainabilitas PNM,” ucapnya.

Sertifikasi SMAP ini merupakan langkah awal, kata Gunadi, yang kemudian akan disosialisasikan kepada seluruh jajaran di PNM sehingga diharapkan ke depan akan menjadi budaya dan value PNM yang bersih dari perilaku suap.

Sucofindo terus memberikan dukungan kepada BUMN untuk melaksanakan arahan dari Kementerian BUMN RI Nomor S- 17/S.MBU/02/2020 tanggal 17 Februari 2020 perihal Sertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di BUMN.

Selain melayani Sertifikasi tersebut, Sucofindo juga memberikan layanan jasa sertifikasi lainnya. Di antaranya Sertifikasi ISO 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi, Sertifikasi SNI ISO 28000:2009 tentang Sistem Manajemen Keamanan pada Rantai Pasokan.

BACA JUGA :  Gandeng Kyodai Remittance Asal Jepang dan Solindo, BNI Syariah Tingkatkan Bisnis Internasional

Ada lagi Sertifikasi ISO 22000:2018 tentang Sistem Manajemen Keamanan Pangan, Sertifikasi ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajamen Anti Penyuapan, Sertifikasi ISO 50001:2018 tentang Sistem Manajemen Energi.

Di tengah masa pandemi Covid-19, Sucofindo tetap melayani jasa secara prima salah satunya dalam pemastian mutu, pada peralatan kesehatan dengan pengujian sterilitas dan kalibrasi untuk peralatan kesehatan (ALKES).

Sucofindo juga menyediakan pelaksanakan pelatihan secara online dan kegiatan audit dilakukan secara remote audit memanfaatkan teknologi informasi. Dalam pengelolaan protokol Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk kepastian usaha pariwisata, Sucofindo mengeluarkan jasa baru, Sertifikasi ARISE dan Sucofindo memprioritaskan pengujian pada produk handsanitizer dan cairan disinfektan. (smr)

LEAVE A REPLY