Salah seorang pelamar PPPK di Kementerian PANRB melakukan verifikasi berkas hasil seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT). Foto: humas PANRB

Sebanyak 29 pelamar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengikuti seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, Senin (11/10/2021).

semarak.co-Sub-Koordinator Sumber Daya Manusia Kementerian PANRB Idola Renjes Hasian mengatakan, melalui seleksi ini diharapkan para profesional yang ahli pada bidangnya akan bergabung dengan Kementerian PANRB sebagai abdi negara.

“Diharapkan melalui seleksi PPPK ini akan terjaring para profesional yang memiliki pengalaman dan kompetensi sesuai dengan jabatan yang dilamar,” ujar Renjes Hasian saat diwawancarai Tim Humas Kementerian PANRB usai seleksi kompetensi PPPK nonguru seperti dirilis humas melalui WAGroup JURNALIS PANRB, Selasa (12/10/2021).

Seleksi kompetensi PPPK non-guru ini diikuti 32 peserta, kata Renjes, namun 3 orang tidak hadir dan telah dinyatakan gugur. Seleksi ini diselenggarakan di 16 provinsi diantaranya yakni Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Sumatra Selatan.

Selanjutnya Lampung, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Papua. Kementerian PANRB membuka delapan jabatan dengan total 19 kebutuhan untuk formasi PPPK.

Bagi pelamar PPPK, terang dia, usia paling rendah yakni 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar, yakni 57 tahun untuk jabatan fungsional ahli pertama dan jabatan fungsional keterampilan.

Idola menambahkan bahwa di Kementerian PANRB terdapat 38 orang pelamar formasi PPPK dengan usia diatas 35 tahun. Tak berhenti di tahap ini, sebagian pelamar harus melewati seleksi kompetensi tambahan.