Kemenekraf Latih 70 Talenta Digital Kabupaten Lampung Selatan Kembangkan Aplikasi Berbasis AI melalui CHAT 2026

Kemenekraf/Baekraf menggelar aktivasi Creative Hub for App Talent (CHAT) di Bakauheni Harbour City (HBC), Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026). Foto: dok humas

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Baekraf) menggelar aktivasi Creative Hub for App Talent (CHAT) di Bakauheni Harbour City (HBC), Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026).

Semarak.co – Kegiatan ini menyasar 70 talenta digital untuk meningkatkan keterampilan pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sekaligus memperkuat pemahaman mengenai keamanan sistem aplikasi.

Bacaan Lainnya

Program yang diinisiasi Direktorat Aplikasi, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi ini menjadi wadah pembelajaran dan kolaborasi bagi pengembang aplikasi, mahasiswa, komunitas teknologi informasi, serta masyarakat yang memiliki dasar pemrograman.

Melalui CHAT, peserta dibekali pemahaman untuk membangun produk aplikasi yang tidak hanya inovatif dan bermanfaat, tetapi juga mudah digunakan, mampu dikembangkan dalam skala lebih besar, serta aman bagi penggunanya.

Direktur Aplikasi Kemenekraf Tri Wahyudi mengatakan, CHAT dihadirkan untuk memperkuat talenta aplikasi di daerah melalui Creative Hub. Workshop CHAT 2026 mengusung dua fokus utama, yakni Build dan Secure.

Pada aspek Build, lanjut Tri, peserta mempelajari pemanfaatan AI dalam pengembangan aplikasi melalui pendekatan Vibe Coding dan AI Development. Sementara itu, aspek Secure menekankan pentingnya penerapan keamanan informasi sejak tahap awal pengembangan.

“Termasuk pengujian keamanan untuk mengantisipasi kerentanan sistem dan potensi ancaman siber. CHAT kami hadirkan untuk memperkuat talenta aplikasi di daerah melalui Creative Hub sebagai ruang belajar, berkarya, dan membangun jejaring,” tutur Tri dalam sambutan.

“Kami ingin peserta yang sudah memiliki dasar pemrograman dapat terus meningkatkan kemampuan dan memiliki pengalaman yang lebih dekat dengan proses pengembangan produk aplikasi,” demikian Tri dirilis humas usai acara melalui WAGroup Kemenekraf Siaran Pers, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Husni Ali Baradja, dosen praktisi Universitas Sebelas Maret (UNS), yang membawakanmateri pengantar Vibe Coding, persiapan teknis, serta arsitektur pengembangan solusi berbasis AI.

Peserta juga mendapat pendampingan dari Andi Kurniawan, tenaga ahli Vibe Coding dan AI Development, untuk mempelajari pengembangan aplikasi, integrasi katalog produk, pembuatan dashboard, hingga pengujian keamanan aplikasi.

Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pengguna dan memiliki potensi untuk diterapkan di lingkungan sekitarnya.

Program ini juga membuka ruang bagi talenta digital lokal untuk membangun jejaring dengan sesama pengembang, akademisi, dan praktisi industri. Selain peningkatan kompetensi, CHAT 2026 turut memberikan apresiasi kepada lima karya aplikasi terbaik (Top 5) yang dinilai memiliki potensi memberikan dampak bagi ekosistem digital.

Upaya ini diharapkan dapat mendorong lahirnya produk aplikasi berkualitas sekaligus memperluas peluang talenta lokal untuk berkontribusi dalam pengembangan subsektor aplikasi di tingkat nasional. (hms/ekrf/smr)

Pos terkait