Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menghadiri pembukaan Alif Raya Market 2026 di Pasaraya Blok M Jakarta. Ini menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem ekonomi kreatif, khususnya fesyen muslim.
Semarak.co – Menurut Irene, Alif Raya Market merupakan panggung penting bagi brand lokal modest fesyen untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai trendsetter fesyen muslim dunia.
Alif Raya Market 2026 menghadirkan berbagai brand lokal fesyen muslim, produk lifestyle, pelaku UMKM, hingga komunitas kreatif dalam satu ruang kolaborasi yang memadukan pameran produk, talkshow, pertunjukan seni, serta kegiatan sosial Ramadan.
“Brand lokal membutuhkan panggung. Lewat event seperti ini, masyarakat bisa melihat langsung kualitas produk kreatif Indonesia. Ini bukti brand lokal kita siap bersaing, bukan hanya nasional tetapi juga global,” ujar Irene, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Kemenekraf Siaran Pers, Jumat (6/3/2026).
Irene menambahkan, perkembangan modest fashion di Indonesia menunjukkan potensi besar untuk semakin memperkuat posisi Indonesia dalam industri modest fesyen muslim dunia. Penguatan subsektor fesyen merupakan bagian penting dari strategi pengembangan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth.
Founder Alif Raya Market Muhammad Triangga menjelaskan, event ini dilatarbelakangi keinginan untuk menghadirkan ruang kreatif bagi komunitas muslim yang lebih modern dan relevan dengan gaya hidup generasi muda.
“Kami ingin menghadirkan event muslim yang tetap mencerminkan identitas religius, tetapi juga modern dan dekat dengan lifestyle anak muda. Jadi teman-teman bisa tetap tampil stylish tanpa meninggalkan nilai-nilai yang mereka pegang,” ujar Triangga.
Ia menilai, momentum kebangkitan brand lokal saat ini semakin kuat seiring meningkatnya dukungan berbagai pihak. “Sekarang adalah masanya brand lokal. Dukungan pemerintah dan masyarakat membuat brand lokal semakin berkembang. Event ini menjadi ruang bagi pelaku kreatif menunjukkan kualitas produknya,” jelasnya.
Direktur Fesyen Kemenekraf Romi Astuti menegaskan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat modest fesyen dunia. “Potensi kita sangat besar. Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy, modest fesyen Indonesia menempati peringkat pertama secara global. Artinya secara potensi kita sudah sangat kuat,” kata Romi.
Alif Raya Market 2026 berlangsung pada 5–8 Maret 2026 di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan pameran brand lokal, produk lifestyle, pameran seni, talkshow inspiratif, serta berbagai aktivitas sosial Ramadan yang melibatkan komunitas kreatif dan masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong semakin banyak ruang promosi bagi brand lokal untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta memperkuat posisi Indonesia dalam industri modest fesyen global. (hms/smr)





