Kemendikdasmen Pastikan Layanan Pendidikan Sekolah Terdampak Bencana Tetap Berjalan

Kemendikdasmen telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan sejak guna mendukung pemulihan layanan pendidikan.

Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah satuan pendidikan terdampak di Sumatra Barat, untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan pascabencana banjir bandang.

Semarak.co – Didik menegaskan, Kemendikdasmen telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan sejak guna mendukung pemulihan layanan pendidikan. Bantuan tersebut diberikan secara bertahap dan disesuaikan dengan jumlah peserta didik terdampak serta tingkat kerusakan satuan pendidikan.

Bacaan Lainnya

“Bantuan yang kami salurkan cukup beragam. Kami juga memberikan dukungan berupa voucher uang tunai untuk membantu pembersihan sisa material banjir di lingkungan sekolah,” ujar Didik, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Jumat (26/12/2025).

Ia menambahkan bahwa seluruh bantuan tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah terdampak, baik dari sisi jumlah peserta didik maupun tingkat kerusakan bangunan sekolah.

“Kami terus berupaya memaksimalkan bantuan. Kehadiran kami hari ini untuk memastikan sekolah terdampak banjir, dapat kembali pembelajaran. Bantuan yang diberikan mencakup bahan ajar, buku, kursi, hingga sarana pendukung lainnya untuk menunjang pembelajaran  yang akan dimulai Januari mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Didik menyampaikan bahwa bagi satuan pendidikan yang sudah tidak memungkinkan digunakan, khususnya yang berada di wilayah rawan, diperlukan langkah relokasi ke lokasi yang lebih aman.

“Bagi lembaga pendidikan seperti Madrasah Tsanawiah di Kabupaten Solok yang rusak total dan perlu direlokasi kami berharap adanya dukungan dari para donatur, terutama terkait penyediaan lahan. Sementara itu, untuk sekolah-sekolah di bawah naungan Kemendikdasmen, kami terus mengupayakan bantuan agar proses pembelajaran tetap dapat berjalan,” ujarnya.

Sebagai langkah darurat, Kemendikdasmen juga menyiapkan kelas sementara berupa tenda pembelajaran. Sedikitnya tiga unit tenda akan segera dikirimkan dan digunakan di sejumlah titik terdampak. “Insyaallah tenda akan segera dikirim dan paling lambat tiba besok, sehingga anak-anak dapat kembali belajar,” jelas Didik.

Dia menyampaikan, upaya pemulihan tidak hanya dilakukan di Sumatra Barat, tetapi juga di Sumatra Utara dan Aceh. Dalam sepekan, Kemendikdasmen telah menyalurkan sekitar 105 tenda darurat serta dukungan anggaran untuk pembangunan kelas sementara melalui kerja sama dengan berbagai lembaga masyarakat.

“Langkah ini kami lakukan agar pada awal semester genap nanti, anak-anak dapat kembali mengikuti proses pembelajaran dengan aman dan nyaman, baik di sekolah yang telah dibersihkan maupun di kelas darurat,” tuturnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN 05 Batang Anai, Lisa Rifendi, mengungkapkan kondisi sekolahnya yang mengalami kerusakan parah akibat banjir dan tanah longsor. “Pada Kamis, 27 November 2025, sekolah kami terdampak banjir dan longsor.

Saat itu air sudah hampir mencapai atap, dan longsoran dari tebing belakang menghantam bangunan sekolah. Akibatnya, tujuh ruang kelas, satu ruang kepala sekolah, satu ruang guru, serta satu unit perumahan guru mengalami kerusakan berat.

Saat ini yang tersisa hanya gedung perpustakaan, itupun dalam kondisi perabotan yang sudah rusak,” tutur Lisa. Ia menambahkan jika selama masa darurat, kegiatan pendidikan tetap diupayakan agar tidak terhenti.

“Untuk pelaksanaan ujian, kami menggunakan tenda darurat bantuan dari Pemerintah. Saat ini juga tengah berupaya membangun kelas darurat agar anak-anak dapat kembali belajar pada awal semester dua,” jelasnya.

Lisa menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan dari Kemendikdasmen. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran serta bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberikan harapan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan kembali,” ujarnya. (hms/smr)

Pos terkait