Ini 7 Syarat Timnas Iran untuk Bisa Tampil di Piala Dunia 2026

Tim Nasional Iran, salah satu tim dari sembilan negara Asia yang lolos lewat jalur kualifikasi, mengajukan 7 Syarat untuk tampil di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara, salah satunya musuhnya, yakni Amerika Serikat (AS), selain Meksiko dan Kanada.

Semarak.co – Iran dipastikan tetap tampil di FIFA World Cup 2026 setelah mendapat jaminan dari Presiden FIFA, Gianni Infantino. Namun, di balik kepastian itu, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengajukan tujuh syarat khusus kepada FIFA dan tuan rumah demi menjamin keamanan kontingennya selama turnamen berlangsung.

Bacaan Lainnya

Situasi politik yang memanas antara Iran dengan Paman Sam membuat keikutsertaan Team Melli sempat diragukan. Ketegangan meningkat setelah Presiden FFIRI, Mehdi Taj, ditolak masuk ke Kanada saat hendak menghadiri Kongres FIFA di Vancouver pada akhir April lalu.

Otoritas Kanada disebut mengaitkan Taj dengan IRGC atau Garda Revolusi Iran, organisasi yang masuk daftar teroris di AS dan Kanada. Meski demikian, Mehdi Taj memastikan Iran tidak akan mundur dari Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara, salah satunya AS.

Ia menegaskan FIFA sebagai penyelenggara wajib memberikan perlindungan penuh kepada delegasi Iran. “Tuan rumah Piala Dunia adalah FIFA, bukan Donald Trump atau Amerika Serikat,” ujar Taj seperti dilansir Sindonews.com dan dikutip BBC pada (19/5/2026).

Syarat pertama yang diajukan Iran adalah jaminan visa tanpa hambatan bagi seluruh pemain, staf pelatih dan pejabat federasi, termasuk mereka yang dicurigai memiliki hubungan dengan IRGC, yang dinilai mereka sebagai organisasi teroris.

Kedua, Iran meminta tidak ada pemeriksaan imigrasi berlebihan di luar prosedur normal selama perjalanan dan keberadaan mereka di negara tuan rumah. Ketiga, Iran menuntut mekanisme penerbitan visa yang jelas untuk jurnalis dan suporter mereka.

Keempat, pihak penyelenggara diminta memberikan pengamanan tingkat tinggi bagi kontingen Iran di bandara, hotel, perjalanan menuju stadion, hingga area pertandingan. Syarat kelima berkaitan dengan atribut di stadion. Iran meminta hanya bendera resmi negara peserta yang boleh dibawa ke tribun.

Sementara simbol atau atribut lain dilarang. Dua syarat terakhir menyentuh aspek teknis pertandingan, yakni lagu kebangsaan Iran wajib diputar tanpa gangguan serta pertanyaan konferensi pers tidak boleh menyentuh isu politik.

Iran akan memulai perjuangannya di Grup G dengan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni di California. Setelah itu, Team Melli dijadwalkan melawan Belgia dan Mesir. Di tengah tekanan politik dan isu keamanan, Iran kini berharap bisa fokus penuh memburu sejarah baru.

Seperti diketahui dalam sejarah keikutsertaannya di ajang Piala Dunia, selama tujuh kali tampil di turnamen bergengsi sepakbola negara-negara kuat di dunia, wakil terkuat Asia selain Jepang dan Korea Selatan tersebut belum pernah sekalipun berhasil lolos dari fase grup. (net/snc/bbc/kim/smr)

Pos terkait