Karya sinema bertitel “The Green Mile” adalah film drama Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 1999 silam. Film yang disutradarai Frank Darabont ini di adaptasi dari novel berjudul sama, “The Green Mile” buah karya novelis Stephen King. Akan segera ditayangkan ulang di Netflix.
Semarak.co – Mengisahkan tentang kehidupan Paul Edgecomb (Tom Hanks) seorang kepala sipir penjara hukuman mati. Bersama keempat rekannya, Brutus “Brutal” Howell (David Morse), Dean Stanton (Barry Pepper), Harry Terwilliger (Jeffrey DeMunn) dan Percy Wetmore (Doug Hutchison).
Mereka bertugas menjaga ketertiban di sel narapidana hukuman mati dan menjalankan eksekusi kepada para penjahat. Suatu hari, Green Mile kedatangan tahanan baru bernama John Coffey (Michael Clarke Duncan).
Seorang lelaki berkulit hitam yang memiliki postur tubuh bertinggi besar dan memiliki wajah sangat menyeramkan. Sosok John adalah terpidana kasus pemerkosaan dan pembunuhan dua sosok anak perempuan.
Dia dituduh sebagai pelaku kejahatan lantaran sewaktu di tempat kejadian perkara John tengah mendekap kedua anak perempuan dengan tubuh yang bersimbah darah. Pembelaan telah dilakukan oleh John namun sia-sia.
Karena waktu itu isu rasialisme tengah berlangsung marak di wilayah Selatan Amerika Serikat. Sehingga, keberadaan orang berkulit hitam pada masa itu tidak menguntungkan bagi John. Ketika Paul sang kepala sipir tengah menderita infeksi saluran kemih yang parah.
Secara ajaib, John pun sanggup menyembuhkan sang kepala sipir. Bukan hanya itu, John juga mampu menghidupkan kembali Mr. Jingles, seekor tikus yang merupakan binatang peliharaan Eduard setelah Percy menginjaknya hingga mati.
Atas kejadian ini membuat hubungan John dan Paul semakin dekat. Kebenaran tentang John terungkap, yakni tidak melakukan pembunuhan ataupun pemerkosaan yang dituduhkan kepadanya. Namun, semua sudah terlambat. Paul tak bisa berbuat apa pun untuk menolong John.
Sebelum di eksekusi, Paul bersama Brutus mendatangi John untuk menanyakan permintaan terakhirnya. John ingin memakan daging asap dan roti jagung buatan istrinya. John ingin menonton film karena seumur hidupnya tak pernah menonton. Paul pun mengabulkan permintaan itu.
Malam eksekusi tiba, John duduk di kursi listrik dengan disaksikan orang tua korban dan para sipir lainnya. Dengan berat hati, Paul harus menyaksikan John di eksekusi mati. Dan ini merupakan adegan yang paling menguras air mata. Demikian dilansir Yoursay.suara.com (17/1/2026).
Film ini telah mendapat nominasi untuk empat kategori Academy Awards — awarding kelas dunia — yaitu kategori Aktor Pendukung Terbaik buat Michael Clarke Duncan, kemudian seagai Film Terbaik, Tata Suara Terbaik dan Skenario Adaptasi Terbaik.
Dari film “The Green Mile”, kita dapat mengambil pelajaran, bahwa jangan selalu memandang seseorang dari penampilan fisiknya saja karena penampilan fisik tidak sepenuhnya mencerminkan sifat atau pembawaan seseorang. Saksikan film nya di Netflix pada Januari 2026 ini. (net/ysc/kim/smr)





