Dengan Nyali Besar dan Cara Main Kotor, Teofimo Lopez Bakal Hancurkan Rekor Shakur Stevenson

Teofimo Lopez tampil sangat percaya diri menjelang duel memertahankan gelar kelas ringan super WBO miliknya melawan Shakur Stevenson pada 31 Januari. Petinju berjuluk “The Takeover” ini menegaskan, dirinya justru semakin berbahaya saat tidak diunggulkan.

Semarak.co – Lopez bertekad meruntuhkan narasi besar seputar Stevenson. Ia mengklaim, dunia akan segera melihat ‘keretakan’ di pertahanan Stevenson, yang menurutnya lebih didasarkan pada gaya bermain aman untuk menghindari risiko daripada keunggulan teknis yang nyata.

Lopez mengingatkan kepada para kritikus bahwa dia pernah begitu sangat diremehkan sebelum akhirnya dia berhasil menumbangkan nama besar seperti petinju tangguh Vasiliy Lomachenko dan Josh Taylor.

Meski Stevenson dikenal sebagai petinju yang sangat licin dan sulit dipukul, Lopez menyebut gaya tersebut ‘membosankan’ dan berjanji akan menghukumnya dengan tekanan konstan serta serangan yang tak terduga.

Duel ini sendiri menjadi upayanya dalam mempertahankan gelar kali keempat bagi Lopez khususnya di kelas ringan super.  Sementara Stevenson sendiri mencoba menjadi juara dunia dalam empat divisi di debutnya di kelas ini.

“Orang-orang bilang saya tampil terbaik saat diremehkan. Tugas saya adalah menunjukkan kepada dunia cacat asli dalam pertahanannya yang tidak bisa dilihat orang lain,” tegas Lopez di laman Boxing News yang dilansir Sportanews.com pada 23/1/2026.

Taktik: Rencana Main Kotor

Lopez mengisyaratkan bahwa ia mungkin akan bertarung di ambang batas aturan atau sedikit ‘kotor’ untuk mengganggu ritme lawan. Menanggapi hal itu, Shakur membalas bahwa setiap tindakan kotor akan dibalas dengan hal yang sama.

Taktik Lopez diprediksi akan menargetkan tangan depan Stevenson daripada kepalanya. Dengan memukul sarung tinju atau lengan bawah saat Stevenson mencoba melakukan jab, Lopez berupaya merusak aliran serangan petinju kidal tersebut.

Taktik fisik serupa pernah ia gunakan untuk menetralisir ‘The Matrix’ Vasiliy Lomachenko. Selain itu, Lopez berencana memanfaatkan keunggulan fisik di kelas ringan super untuk menguras energi Stevenson yang lebih kecil.

Lopez ingin mengintimidasi Stevenson dengan kekuatan fisik, merampas ruang geraknya dan akan memaksa Stevenson masuk ke dalam baku hantam dengan taktik jarak dekat yang selama ini sebetulnya kerap sangat dihindarinya.  (net/snc/bn/kim/smr)

Pos terkait