Declan Rice Pulih, Inggris Dapat Suntikan Moral Jelang Bentrok Kontra Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

The Three Lions memperoleh angin segar menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 menghadapi Argentina. Gelandang andalan Declan Rice dilaporkan telah pulih dari kondisi sakit yang sempat mengganggu persiapannya dan kini diperkirakan siap tampil sejak menit awal.

Semarak.co – Pertarungan bergengsi itu akan berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Inggris datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Norwegia di perempat final dan kini hanya berjarak satu kemenangan dari partai final.

Bacaan Lainnya

Pelatih Thomas Tuchel tentu menyambut baik perkembangan kondisi Rice. Kehadiran gelandang Arsenal itu dinilai sangat penting untuk menjaga keseimbangan permainan Inggris, terutama saat menghadapi lini tengah Argentina yang dipenuhi pemain berpengalaman.

Sebelumnya, Declan Rice sempat diragukan tampil setelah mengalami gangguan kesehatan usai pertandingan perempat final lalu. Kondisi tersebut sempat membuat tim medis Inggris terus memantau perkembangannya selama beberapa hari terakhir.

Namun berdasarkan laporan terbaru, Rice menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Setelah kembali bersama skuad ke Kansas City, kondisinya terus membaik dan kini dinyatakan siap mengikuti pertandingan semifinal melawan Argentina.

Selain Rice, seperti dilansir Viva.co.id (15/7/2026), Jude Bellingham tetap menjadi salah satu tumpuan utama Inggris sepanjang turnamen. Gelandang Real Madrid itu tampil luar biasa dengan mencetak dua gol saat The Three Lions mengalahkan Norwegia 2-1 di babak perempat final.

Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Jude Bellingham di Piala Dunia 2026 menjadi enam gol. Catatan itu menyamai torehan kapten timnas Tiga Singa, Harry Kane yang juga telah mengemas enam gol sepanjang turnamen.

Produktivitas kedua pemain tersebut menjadi modal berharga bagi pasukan Inggris. Kombinasi kreativitas Bellingham dan ketajaman Kane membuat lini serang The Three Lions menjadi salah satu yang paling berbahaya di Piala Dunia kali ini.

Meski mendapat kabar baik soal Rice, Inggris tetap kehilangan satu pemain penting. Bek muda Jarell Quansah dipastikan absen setelah menjalani hukuman larangan bermain sebanyak dua pertandingan akibat kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Meksiko di babak 16 besar.

Federasi sepak bola internasional FIFA memutuskan menambah sanksi Quansah menjadi dua laga. Dengan demikian, bek tersebut tidak bisa memperkuat Inggris pada semifinal melawan Argentina dan baru berpeluang kembali jika timnya lolos ke final.

Pertandingan melawan Tim Tango diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama tampil konsisten sejak fase grup. Inggris mengandalkan keseimbangan permainan, sedangkan Argentina masih memiliki ancaman besar melalui pengalaman para pemain bintangnya.

Apabila berhasil melewati adangan Argentina, Inggris akan menghadapi Tim Matador Spanyol pada partai final. La Roja lebih dulu memastikan tempat di laga puncak usai menaklukkan Kylian Mbappe dkk dengan dominan dengan skor 2-0 pada semifinal lebih dulu.

Kemenangan Spanyol ditentukan lewat gol penalti Mikel Oyarzabal pada babak pertama dan tambahan gol Pedro Porro setelah jeda usai. Hasil tersebut membawa tim asuhan La Fuente kembali bersaing memerebutkan gelar juara dunia.

Sementara itu, pertandingan semifinal antara Inggris dan Argentina akan dipimpin wasit asal AS, Ismail Elfath. Ia sebelumnya telah memimpin tiga pertandingan di Piala Dunia 2026, termasuk laga Brasil melawan Norwegia di babak 16 besar yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Norwegia.

Penampilan Elfath di laga itu sempat menjadi sorotan lantaran dua hadiah penalti buat Brasil. Meski begitu, Norwegia tetap keluar sebagai pemenang berkat dua gol dicetak  Haaland, sehingga pengalaman sang wasit diperkirakan kembali menjadi perhatian dalam duel panas Inggris vs Argentina. (net/vci/kim/smr)

Pos terkait