Dalam Silaturahmi DPRa dan Korwe, Ketua DPC PKS Tambora Ustadz Dibyo Pesan untuk Terus Teladani Nabi Muhammad SAW

Ketua DPC PKS Tambora Dibyo Wahono (kelima baris kiri) dalam silaturahmi Koordinator Rukum Warga (RW) (Korwe) sekelurahan Angke bersama pengurus DPRa Angke di Jl Prof Latumeten Gang Langgar No 30 RT 13/RW 07 Angke, Minggu sore (20/9/2026). Foto: heryanto/semarak.co

Pengurus Dewan Pimpinan Ranting Partai Keadilan Sejahtera (DPRa PKS) Kelurahan Angke, Tambora Jakarta Barat melaksanakan instruksi program DPC PKS Tambora untuk menggelar silaturahmi dengan Koordinator Rukun Warga (RW) (Korwe) sekelurahan Angke di Jl Prof Latumeten Gang Langgar No 30 RT 13/RW 07 Angke, Minggu sore (20/9/2026).

Semarak.co – Hadir Ketua DPC PKS Tambora Ustadz Dibyo Wahono didampingi sekretaris Solehan, Ketua DPRa Angke Nurman didampingi jajaran pengurus dan total 11 Korwe se Angke. Ustadz Dibyo dalam arahannya meminta para Ketua Korwe untuk melengkapi membuat susunan pengurus, minimal ada sekretaris dan bendahara Korwe.

Bacaan Lainnya

Kemudian, Ustadz Dibyo menerangkan soal eksistensi PKS yang terus mampu bertahan bahkan di antara partai nasional religious. Padahal PKS sempat mendapat pengkhianatan dalam kontrak politik di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004 dan 2019, lalu 1 kali di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.

“Di antara sesama partai berbasis Islam, suara PKS di Jakarta berhasil jadi pemenang dalam pemilihan legislatif atau Pileg 2024 dengan 18 kursi DPRD. Ini mengulang Pileg 2004. Begitu pun tingkat nasional kursi di DPR RI cukup bagus. Keberhasilan ini tak lepas dari berkah Allah. Karena PKS tidak pernah meladeni cemooh atau komentar negatif,” papar Ustadz Dibyo.

Sambil mengutip beberapa surat dan ayat Al Quran, Ustadz Dibyo mengajak semua kader untuk selalu meneladani Nabi Muhammad SAW. “Nabi Muhammad dalam keluarga saja,ya, tidak mau dilayani istrinya, apalagi kepada umatnya. Dalam Islam, pemimpin bukan untuk dilayani, tapi menjadi pelayan rakyat,” tuturnya.

Jangan membalas setiap caci maki maupun hinaan dalam setiap dakwah. “Dalam Al Quran sudah disebutkan bahkan dalam menolak kejahatan dengan cara makruf. Jadi mau disampaikan atau tidak soal orang yang berbeda pilihan sama kita, biarkan saja. Biarkan Allah yang membukakan mata dan hati mereka,” pesan Ustadz Dibyo.

Sebelum menutup acara, Ustadz Dibyo mengajak semua kader untuk mengikuti program unggulan yang bahkan sempat ditiru partai lain, yaitu Unit Pembinaan Anggota (UPA). “Semua bekal untuk kita kader bisa meneladani Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi pendakwah minimal dalam keluarga, hanya melalui UPA,” pintanya.

Ketua DPRa Angke Nurman mengatakan, pihak siap menjalankan semua arahan DPC. Utamanya dalam waktu dekat akan membuat akun media sosial (medsos) untuk semua platform. “Ya, struktur bagian Komdigi PKS sudah mengingatkan untuk segera mengaktifkan medsos. Karena medsos tidak bisa dianggap sebelah mata,” ujar Nurman.

Terkait UPA, Nurman mengaku belum semua anggota bahkan Ketua Korwe ikut UPA. “Kami akan merancang penyadaran semua kader akan pentingnya ikut UPA. UPA ini tidak saja untuk kepentingan kader, tapi jika ada orang yang mau ikutan diluar PKS akan ditampung. UPA esensinya adalah ibadah,?” tutupnya. (smr)

Pos terkait