Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyerahkan ratusan sertipikat aset Barang Milik Daerah (BMD) kepada pemerintah daerah (Pemda) se-Jawa Tengah, Kamis (17/04/2025).
Semarak.co – Nusron menyoroti bahwa di Jawa Tengah masih terdapat sekitar 19% dari total 2,2 juta hektare tanah yang belum terpetakan dan belum bersertipikat. Kalau dibiarkan, tanah-tanah yang belum bersertipikat ini bisa menjadi sumber konflik.
“Maka itu, dibutuhkan sinergi dan kerja sama erat antara ATR/BPN, gubernur, bupati, dan wali kota untuk menyelesaikan ini bersama-sama,” tegas Nusron, di Kantor Gubernur Jateng, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Forum Mitra ATR/BPN, Jumat malam (18/4/2025).
Nusron menyerahkan total 31 sertipikat aset milik Pemrov Jateng dan 443 sertipikat aset milik Pemerintah Kabupaten/Kota di Jateng. Dia mengimbau Pemda mempercepat pendaftaran aset BMD dan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
“Salah satu hambatan di Jateng adalah belum adanya kebijakan pembebasan BPHTB bagi warga miskin ekstrem penerima PTSL. Saya mohon gubernur, bupati, dan wali kota dapat membebaskan BPHTB agar program sertipikasi bisa berjalan lebih cepat,” tegas Nusron. Â (LS/JR/AL/Smr)





