Airbourne Siap Guncang Dunia Rock Lewat Album Airbourne, Rilis 28 Agustus 2026

Band hard rock Australia, Airbourne, dipastikan merilis album studio terbaru bertitel “Airbourne”, 28 Agustus 2026 melalui label Spinefarm Records. Album ini menjadi karya penuh pertama sejak “Boneshaker” yang dirilis pada 2019 sekaligus menandai kembalinya Airbourne setelah penantian hampir tujuh tahun.

Semarak.co – Album bertajuk sama dengan nama band ini dianggap sebagai simbol awal baru bagi Airbourne. Grup yang digawangi Joel O’Keeffe dan kawan-kawan ingin menegaskan kembali identitasnya sebagai salah satu penerus semangat hard rock klasik dengan energi panggung yang eksplosif dan karakter musik yang tanpa kompromi.

Bacaan Lainnya

Proses penggarapan album berlangsung dalam waktu yang sangat panjang. Airbourne mengungkapkan, mereka menghabiskan bertahun-tahun menulis, menyusun ulang dan menyaring puluhan lagu sebelum memilih materi terbaik yang akhirnya masuk ke album tersebut.

Dalam proses kreatifnya, Airbourne juga menggandeng sejumlah nama besar. Musisi rock legendaris Bryan Adams ikut terlibat dalam penulisan beberapa lagu, sementara produser Brian Howes dipercaya memoles keseluruhan materi hingga tetap memertahankan karakter keras khas Airbourne namun terdengar lebih matang.

Album ini diproduseri Brian Howes, direkam dengan dukungan engineer Mike Fraser, serta menghadirkan kualitas produksi modern tanpa menghilangkan nuansa hard rock klasik yang selama ini menjadi ciri khas band asal Warrnambool, Australia, itu.

Sebagai pemanasan perilisan album, Airbourne lebih dulu merilis beberapa single seperti “Alive After Death (Last Plane Out)”, “Kid In A Candy Store” dan “Gutsy”. Lagu-lagunya mendapat sambutan positif dari penggemar karena tetap menghadirkan riff gitar agresif, vokal bertenaga dan irama penuh adrenalin.

Album Airbourne berisi 12 lagu, termasuk Gutsy, “Alive After Death (Last Plane Out)”, “Here She Comes”, “Kid In A Candy Store”, “Sky High”, “Who Put The Rhythm In You?”, “Christmas Bonus”, “Last Man Standing”, “Rock ‘N’ Roll Ya, Bogotá”, “Hells Got No Vacancy”, serta “Send Me To Rock” ‘N’ “Roll Heaven”.

Selain merilis album, Airbourne juga telah menyiapkan rangkaian tur dan penampilan di berbagai festival rock besar sepanjang 2026. Tur itu menjadi momentum untuk memerkenalkan materi baru kepada penggemar di Eropa, Amerika Utara hingga Australia. Demikian dilansir Airbourne Official, Spinefarm Records, MHF Magazine, Chaoszine dan Heavy Magazine (27/7/2026).

Kehadiran “Airbourne” jadi salah satu rilisan hard rock paling dinanti pada paruh kedua 2026. Para penggemar berharap album ini bisa mengembalikan kejayaan hard rock modern sekaligus memerkuat posisi Airbourne sebagai salah satu band yang konsisten memertahankan semangat rock ‘n’ roll klasik di era musik digital. (net/ao/sr/mm/cz/hm/kim/smr)

Pos terkait