Apresiasi Kemendikdasmen, Kadisdik Aceh: Pendidikan Paling Cepat Kemajuannya Pascabencana

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dan Pemkab Pidie Jaya menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas pelaksanaan program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang berlangsung pada tahun 2025.

Semarak.co – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh Murthalamuddin, mengapresiasi komitmen Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Abdul Mu’ti) yang sudah ke sekian kali datang ke Aceh untuk melihat progres pemulihan layanan pendidikan pascabencana.

Bacaan Lainnya

“Pendidikan adalah sektor yang paling pesat pemajuannya pascabencana di Aceh. Ini tidak lepas dari kerja keras Menteri Mu’ti dan jajaran melalui program-program prioritas Kemendikdasmen,” ungkap Murthalamuddin, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Senin (9/3/2026).

Murthalamuddin menambahkan, keberhasilan program revitalisasi merupakan sebuah pemantik bagi seluruh pemangku kepentingan bidang pendidikan agar dapat terus bangkit pascabencana banjir di Aceh.

“Semoga semangat untuk terus bangkit dan memulihkan layanan pendidikan di Kabupaten Pidie Jaya dapat menginspirasi daerah lainnya untuk juga semangat dan terus melangkah, menatap masa depan pendidikan yang lebih maju untuk warga Aceh,” ujar nya.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengatakan, pelaksanaan program revitalisasi di Pidie Jaya berlangsung dengan bertahap serta berjalan dengan sangat baik. Pada 2025 dijelaskannya program revitalisasi di Pidie Jaya telah menjangkau sebanyak 3 TK, 16 SD, 4 SMP, 4 SMA, dan 2 SMK.

“Program revitalisasi memastikan proses pembelajaran berlangsung dengan aman dan nyaman di tengah situasi pascabencana. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan daerah kami menjadi lebih layak dan memberikan kesempatan belajar yang jauh lebih baik untuk semua warga sekolah daerah kami,” ucap Sibral.

Menteri Mu’ti  berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus terjalin dengan erat dan baik. “Terima kasih kepada jajaran Kemendikdasmen yang sudah dukung penuh kepada daerah kami. Semoga peresmian dan kunjungan ini membawa semangat baru untuk pemajuan pendidikan Pidie Jaya yang jauh lebih baik,” terangnya.

Mu’ti berterima kasih kepada jajaran Pemkab Pidie Jaya dan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh atas kerjasama yang sangat baik untuk bangkit dari bencana. Kerja sama tersebut menurutnya terbukti dengan terbangunnya sejumlah sarana dan prasarana pendidikan sebagai pilar dalam upaya bersama mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita harus bangkit tegak berdiri menghadapi berbagai masalah yang sedang kita hadapi. Musibah adalah cara Allah meningkatkan harkat dan martabat kita, untuk itu penting bagi kita semua menanamkan pola fikir bahwa bersama dengan kesulitan pasti ada kemudahan,” tutur Mendikdasmen.

Menteri Mu’ti menegaskan bahwa tahun 2026 Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus melanjutkan program revitalisasi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut, Kemendikdasmen akan memprioritaskan program revitalisasi kepada tiga wilayah atau tiga kategori.

“Pertama kami akan memprioritaskan kepada sekolah yang terdampak bencana, kedua yaitu sekolah yang kondisi bangunannya rusak berat, dan sekolah yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T),” tuturnya. (hms/smr)

Pos terkait