Tinjau Revitalisasi SMAN 2 Sukabumi, Wamendikdasmen Fajar Pastikan Fasilitas Belajar Makin Berkualitas

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq meninjau hasil program revitalisasi satuan pendidikan di SMAN 2 Sukabumi, Jawa Barat.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau hasil program revitalisasi satuan pendidikan di SMAN 2 Sukabumi, Jawa Barat, untuk memastikan bantuan revitalisasi dimanfaatkan secara optimal dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran di sekolah.

Semarak.co – Wamen Fajar melihat berbagai fasilitas yang telah diperbaiki, mulai ruang kelas, laboratorium IPA, perpustakaan, hingga ruang administrasi sekolah. Revitalisasi berasal dari pemerintah pusat sebesar sekitar Rp1,4 miliar yang digunakan memperbaiki fasilitas pembelajaran di sekolah.

“Kami ingin memastikan program revitalisasi ini memberikan manfaat bagi sekolah, baik bagi siswa maupun guru. Perbaikan sarana prasarana seperti laboratorium, perpustakaan, dan ruang belajar menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran lebih berkualitas,” ujar Fajar, dirilis humas melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Minggu (8/3/2026).

Selain meninjau perbaikan infrastruktur sekolah, Wamen Fajar juga melihat pemanfaatan perangkat pembelajaran digital berupa Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) di ruang perpustakaan. IFP tersebut mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pembelajaran berbasis teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berencana menambah dua unit PID untuk setiap satuan pendidikan pada tahun ini.

“Kami berharap, pemanfaatan teknologi pembelajaran ini dapat membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih menarik dan interaktif sehingga siswa dapat belajar dengan lebih optimal,” tambahnya.

Wamen Fajar juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, pembangunan pendidikan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak agar upaya peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kolaborasi ini penting agar berbagai program peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan lebih efektif,” ungkapnya.

Kepala SMAN 2 Sukabumi, Nike Mustikasari, menyampaikan bahwa program revitalisasi tersebut memberikan dampak signifikan terhadap kondisi sekolah. Sebelum revitalisasi dilakukan, sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat sehingga kurang mendukung proses pembelajaran.

“Sebelum revitalisasi, beberapa ruang di sekolah kami mengalami kerusakan berat, bahkan ada ruang kelas yang kondisinya hampir roboh. Melalui program revitalisasi ini, fasilitas sekolah menjadi jauh lebih baik sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan aman bagi siswa maupun guru,” ujar Nike.

Ia berharap program revitalisasi satuan pendidikan dapat terus diperluas agar semakin banyak sekolah yang mendapatkan manfaat, khususnya sekolah yang masih membutuhkan perbaikan fasilitas belajar.

“Program revitalisasi ini sangat membantu sekolah kami. Kami berharap ke depan semakin banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan fasilitas dapat memperoleh dukungan serupa sehingga kualitas lingkungan belajar siswa di berbagai daerah dapat terus meningkat,” tutupnya. (hms/smr)