Buntut Viral Warganet Marah-marah di Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta melalui InJourney Jamin Kelancaran Layanan Parkir

Pintu masuk parkir inap di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng di Tangerang Banten. Foto: internet

PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Cengkareng di Tangerang Banten menjelaskan bahwa gangguan tampilan pada layar Trinitron di pintu keluar parkir Terminal 2 Bandara Soetta terjadi akibat freeze perangkat sehingga menampilkan data transaksi sebelumnya.

Semarak.co – Kondisi ini muncul setelah transaksi kendaraan sebelumnya yang perlu menyelesaikan pembayaran secara nontunai. Ketika pengguna berikutnya tiba di pintu keluar, sistem pembacaan kartu sebenarnya berjalan normal, namun tampilan layar belum memperbarui informasi secara real time sehingga menimbulkan kebingungan.

Bacaan Lainnya

Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Trisna Wijaya mengatakan, “Kami telah mengkoordinasikan dan melakukan evaluasi terhadap permasalahan tersebut dengan Centrepark penyedia pengelola parkir di Terminal 2.”

Sebagai respons cepat, pengguna terhubung dengan petugas melalui tombol bantuan. Control Room Officer kemudian melakukan verifikasi dan recall transaksi berdasarkan data kartu elektronik yang bersangkutan, memastikan durasi parkir tercatat sesuai pemakaian sebenarnya.

“Kami juga menyayangkan bahwa kondisi ini lebih dulu diviralkan sebelum adanya klarifikasi, mengingat tidak ada biaya di luar tarif resmi yang dibebankan dan seluruh proses pembayaran hanya membayar sesuai durasi parkir normalnya,” imbuh Trisna dirilis saat dimintai tanggapan melalui email semarak.redaksi@gmail.com, Minggu (7/12/2025).

Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat gangguan tampilan tersebut. “Kami memastikan Centrepark sebagai penyedia layanan parkir di Terminal 2 telah melakukan pengecekan,” ujar Trisna.

Lalu perbaikan, sambung Trisna, dan pembaruan pada sistem tampilan Trinitron agar malfunction serupa tidak terjadi kembali. “Langkah penanganan juga telah dijalankan segera setelah gangguan teridentifikasi,” imbuhnya.

Untuk memastikan seluruh pihak memperoleh pemahaman yang tepat, kami juga melakukan komunikasi langsung dengan pengguna jasa terkait untuk menjelaskan kronologi, proses penyelesaian transaksi, serta langkah teknis yang sedang berlangsung.

Pendekatan ini diharapkan dapat menyelesaikan isu secara menyeluruh dan menjaga kenyamanan pengguna layanan parkir. PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berkomitmen memperkuat keandalan sistem layanan parker.

“Lalu meningkatkan kualitas respons operasional, serta memastikan setiap layanan di kawasan bandara berjalan aman, transparan, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pengguna jasa,” demikian Trisna menutup rilis yang dilansir humas InJourney Airports.

Sebelumnya beredar video pendek di berbagai media social (medsos), terutama grup whatsapp (WA) suara seorang warganet perempuan mendapati biaya parker yang dinilainya nakal dan dituduh melakukan memainkan system di alat parkir.

Video berdurasi 3 menit 16 detik ini viral menjadi pesan berantai dengan disertai caption yang berbunyi sebagai berikut seperti diterima grup WA:

Ati-ati di parkiran terminal 2 airport Soekarno Hatta.

Kejadian Kamis, 4 Des 2025 jam 11:00 pm.

Waktu TAP pintu keluar, biaya parkir mahal sekali di atas Rp 200.000,- nonton video ini.

Ini kenakalan yg dilakukan oleh yang pega

ng system parkiran.

Mobil parkir tidak sampai 2 jam, di data tarif parkir dibuat 17 jam lebih (seperti menginap).

Sy protest, bilang “nakal”, tidak ada perlawanan sama sekali.

Tidak bisa berkelit karena saya bilang “saya jualan system”.

Untung dana tersedia pada e money tidak cukup, sehingga portal tak terbuka.

Viralkan.

Lokasi kejadian jelas.

Pos terkait