Prihatin Kekerasan Dialami Wartawan Mamuju, Ketua PWI Jaya Kutuk Keras Pelaku

Sayid Iskandar, Ketua PWI Jaya terpilih. foto: heryanto

Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta Raya (PWI Jaya) prihatin atas kekerasan yang dialami wartawan media online di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Kamis dini hari (20/8/2020).

semarak.co– Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah mengutuk keras terhadap siapapun pelakunya. Peristiwa ini, menurut Sayid, menjadi preseden buruk bagi profesi jurnalis di Indonesia yang haknya dilindungi oleh undang-undang.

Bacaan Lainnya

“Kami sebagai organisasi wartawan mengutuk keras pelaku kekerasan terhadap wartawan dari kabardaerah.com ini,” kata Sayid di kantor PWI Jaya, kawasan Duta Merlin, Jakarta Pusat,, Jum’at (21/8/2020).

Sesuai Pasal 8 Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999, kutip Sayid, wartawan dalam menjalankan tugasnya mendapat perlindungan hukum. “Jadi apapun motifnya, aparat penegak hukum harus bergerak cepat dan tegas mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.

Wakil Ketua PWI Jaya Bidang Pembelaan Wartawan Arman Suparman mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak cepat mengungkap kasus kekerasan terhadap wartawan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini.

“Kami sangat prihatin dengan peristiwa kekerasan ini. Penegak hukum, dalam hal ini kepolisian harus segera bertindak mengungkap kasus yang menimpa kawan kita di Mamuju Tengah ini,” kata  Arman.

Sebelumnya seorang jurnalis media online ditemukan tewas mengenaskan dengan tubuh penuh luka tusukkan di pinggir jalan poros wilayah Dusun Salu Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis dini hari (20/8/2020).

Diketahui, korban bernama Demas Laira (28), wartawan media online berbasis di Sulbar yang bertugas di Mamuju Tengah. Kasus tersebut saat ini ditangani Polres Mamuju Tengah. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga menjadi korban pembunuhan. (smr)

 

sumber: nasionalnews.id di WA Group Pleno PWI DKI 2019-2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *