Houthi Serang Bandara Aden, Penerbangan Terhenti dan Ketegangan Yaman Memuncak

Kelompok Syiah Houthi menyerang Bandara Aden pada hari Rabu (28/10/2026), setelah mengeluarkan peringatan evakuasi. Serangan itu menghentikan lalu lintas udara dan memperburuk situasi keamanan di Yaman.

Semarak.co – Menurut kantor berita Reuters, serangan terjadi setelah juru bicara Houthi Yahya Saree mengeluarkan peringatan evakuasi, dengan alasan sebuah pesawat kargo militer Saudi diduga membawa senjata ke bandara, menurut klaim kelompok itu.

Reuters, Al-Monitor dan Anadolu Agency (29/10/2026) melaporkan, serangan menghentikan lalu lintas. Sumber kemanusiaan menyatakan staf PBB telah meninggalkan lokasi sebelumnya, sementara personel Organisasi Internasional untuk Migrasi dipastikan tetap aman setelah insiden berlangsung.

Pejabat pemerintah Yaman melaporkan adanya korban luka di kalangan warga sipil serta kerusakan material. Otoritas Saudi belum segera memberikan komentar mengenai serangan yang dilaporkan tersebut kepada media internasional dalam laporan.

Konflik Meluas, Jalur Bantuan Terancam

Serangan ini terjadi ketika pertempuran antara kelompok Syiah Houthi yang didukung Iran dan koalisi pimpinan Saudi semakin intensif. Bandara Aden merupakan jalur penting bagi pekerja bantuan, pasokan kemanusiaan dan peralatan medis menuju wilayah selatan Yaman.

Ketegangan juga mengancam Bab el-Mandeb, jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Organisasi kemanusiaan memeringatkan, kekerasan baru dapat memerburuk krisis yang telah lama melanda Yaman secara signifikan. (net/rts/am/aa/kim/smr)