Grup rock legendaris Irlandia, U2, siap luncurkan album studio terbaru, “Carnaval De Luz”, pada 13 November 2026. Album ini menandai kembalinya Bono dan kawan-kawan melalui materi studio penuh pertama dalam 9 tahun, sekaligus merayakan perjalanan lima dekade mereka di industri musik internasional.
Semarak.co – Album “Carnaval De Luz” menjadi album studio ke-16 U2. Karya ini memertemukan kembali Bono, The Edge, Adam Clayton dan Larry Mullen Jr. dalam proyek musik yang mengeksplorasi berbagai pendekatan musikal, dengan sentuhan rock eksperimental serta komposisi lagu yang kuat.
Menurut pengumuman resmi band, album itu diproduseri Jacknife Lee, kolaborator lama U2. Sebanyak 12 lagu disiapkan untuk mengeksplorasi spiritualitas, persahabatan, kebebasan dan ketahanan manusia ketika menghadapi berbagai kekuatan gelap yang mengancam kehidupan.
The Edge menggambarkan album itu sebagai kumpulan lagu yang berani, provokatif dan sakral. Sementara itu, Bono menjanjikan permainan gitar lantang, dentuman bas mendalam, ritme penuh energi serta melodi yang tetap membekas setelah pendengar menyelesaikan album.
Kolaborasi dengan Musisi Ternama
Salah satu daya tarik terbesar album ini adalah lagu penutup berjudul “Torn”, yang menghadirkan duet Bono bersama Dolly Parton. Lagu tersebut membahas keretakan hubungan keluarga dengan pendekatan country yang emosional dan menyentuh.
Pengumuman resmi album menyebut rekaman vokal Dolly Parton dalam “Torn” sebagai penampilan vokal rekaman terakhirnya. Lagu itu ditulis bersama U2, Parton dan Johnny McDaid, musisi yang dikenal melalui keterlibatannya bersama Snow Patrol.
Selain Parton, album ini turut melibatkan Brian Eno, yang berkontribusi dalam penulisan lagu dan synthesizer. Martin Garrix ikut menulis “Glorify”, Daniel Lanois memainkan pedal steel pada “Torn”, sedang Ryan Tedder memberikan sentuhan produksi tambahan untuk lagu “Silencio”.
Daftar Lagu “Carnaval De Luz”
Album ini menghadirkan 12 lagu, mulai dari “Go (Carnaval De Luz)”, “La Reina”, “Street Of Dreams” hingga “The Mirror Maker” yang melibatkan Rosalía. Lagu lainnya, “Superficiality”, “If The World Is At War We Better Not Be”, “Silencio”, “The Greatest Show On Earth”, “Glorify”, “Midnight Sunshine”, “Can’t Stop Us Now” dan “Torn”.
Dilansir dari Associated Press dari laman resmi U2, Carnaval de Luz (26/10/2026), lagu “Street Of Dreams” diperkenalkan pada Juli 2026, disusul “Silencio” pada September. Sementara itu, “The Greatest Show On Earth” dirilis pada Oktober sebagai singel ketiga, memerluas gambaran musikal album menjelang peluncurannya.
Menandai Lima Dekade Perjalanan U2
Peluncuran album ini bertepatan dengan tahun ke-50 perjalanan U2, yang bermula pada 1976 ketika Larry Mullen Jr. mengajak sejumlah musisi membentuk sebuah band. Sejak itu, U2 berkembang menjadi salah satu nama paling berpengaruh dalam musik rock dunia.
Album “Carnaval De Luz” juga melanjutkan rangkaian kreativitas yang diperlihatkan melalui dua EP, “Days Of Ash” dan “Easter Lily”, yang dirilis pada 2026. Ketiganya memerlihatkan sisi musikal berbeda, dari tanggapan terhadap peristiwa dunia hingga refleksi personal mengenai kehilangan, harapan dan pembaruan.
U2 dijadwalkan merilis “Carnaval De Luz” melalui Island Records pada 13 November 2026. Menurut Associated Press, album tersedia dalam format digital, CD, vinil standar serta sejumlah edisi khusus bagi kolektor dan penggemar band asal Irlandia tersebut. (net/ap/cdl/kim/smr)





