Ajak Umat Pererat Persatuan melalui Gerakan Zakat, BAZNAS Hadirkan Bantuan Logistik bagi Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

BAZNAS RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) dan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menghadirkan layanan kesehatan gratis serta mendistribusikan 100.000 air mineral dan makanan ringan bagi masyarakat yang mengikuti rangkaian Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026). Foto: humas Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) dan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menghadirkan layanan kesehatan gratis serta mendistribusikan 100.000 air mineral dan makanan ringan bagi masyarakat yang mengikuti rangkaian Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

Semarak.co – Ketua BAZNAS RI H. Sodik Mudjahid mengatakan, kehadiran BAZNAS dalam momentum kebangsaan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat melalui berbagai layanan kesehatan dan dukungan kemanusiaan.

Bacaan Lainnya

“Melalui layanan kesehatan gratis dan distribusi makanan ringan, kami berupaya memberikan pelayanan dan manfaat langsung kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan,” ujar Sodik dirilis humas melalui WAGroup Baznas Media Center (BMC), Sabtu malam (1/8/2026).

Dengan hadirnya berbagai layanan BAZNAS ini diharapkan juga mengedukasi masyarakat tentang manfaat zakat. Jadi, masyarakat bisa melihat langsung dampak nyata zakat yang dikelola BAZNAS dan diwujudkan dalam berbagai program dan layanan.

Dalam mendukung kelancaran rangkaian Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia, kata Sodik, RSB memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Layanan tersebut disiapkan untuk membantu menjaga kondisi kesehatan peserta selama mengikuti kegiatan.

“Layanan kesehatan oleh RSB kita sebar di tujuh titik strategis di Monas ini. Jadi, masyarakat yang kelelahan dan membutuhkan layanan medis bisa langsung datang ke layanan kesehatan kita. Kita juga ada mobile klinik yang berkeliling di sekitar lokasi,” tuturnya.

Sehingga jika ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis, segera bisa langsung dilakukan tindakan. Selain layanan kesehatan, lanjut Sodik, BAZNAS melalui BTB juga menyiagakan tim untuk memberikan dukungan kemanusiaan dan memastikan kesiapsiagaan selama kegiatan berlangsung.

Tim tersebut bertugas membantu peserta yang membutuhkan pertolongan di lokasi acara. Tim BTB disiagakan dan juga membantu mendistribusikan 100.000 air mineral dan makanan ringan. Kami sebar di enam titik. Jadi, kita pastikan asupan konsumsi masyarakat tetap aman.

Sehingga mereka dapat mengikuti zikir dan doa dengan khusyuk dan nyaman. Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah ini digelar dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas HUT ke-81 Republik Indonesia. Rangkaian acara diisi dengan salat magrib berjamaah, pembacaan selawat diiringi hadrah, zikir bersama, hingga doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia.

Di bagian lain BAZNAS mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan nasional melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah. Pesan kebangsaan ini mengemuka dalam gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur di Monas.

Sodik Mudjahid dalam pesannya menegaskan bahwa zakat memiliki peran ganda yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen kebangsaan yang sangat ampuh untuk mempererat tali persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, serta menyejahterakan umat secara adil dan merata.

Sodik menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan gotong royong melalui gerakan zakat sebagai ikhtiar bersama mewujudkan kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama (Menag) Prof. KH. Nasaruddin Umar turut mengapresiasi pengelolaan zakat yang dilakukan lembaga-lembaga filantropi di Indonesia. Menurut Menag Nasaruddin, pengelolaan filantropi dan zakat nasional terus menunjukkan perkembangan positif.

“Bapak, Ibu sekalian, pengelolaan keuangan sosial keagamaan terus menunjukkan kinerja yang positif. Pada 2025, penghimpunan zakat nasional tumbuh 12 persen menjadi Rp44,6 triliun yang memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik. Bagi kami, seluruh capaian itu bukan garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dalam acara yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) dari berbagai daerah ini digelar dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas HUT ke-81 Republik Indonesia. Rangkaian acara diisi dengan salat magrib berjamaah, pembacaan selawat diiringi hadrah, zikir bersama, hingga doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia. (hms/smr)

Pos terkait