Piala Dunia 2026: Bermain 10 Orang, Belgia ditahan Imbang Iran

Kevin De Bruyne dan kawan-kawan sekali lagi bermain seri. Tim nasional Belgia gagal meraih kemenangan pertamanya di Grup 7 Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada, setelah terhenti oleh pertahanan kokoh timnas Iran dan penampilan gemilang kiper Ali Reza Piranvand.

Semarak.co – Sehingga kedua tim nasional bermain imbang tanpa gol yang berlangsung pada hari Minggu malam (21/6/2026), atau Senin pagi (22/6/2026) WIB, yang mulai kick off pukul 02.00 dalam pertandingan putaran kedua babak penyisihan grup.

Bacaan Lainnya

“Setan Merah” menguasai jalannya pertandingan sepanjang dua babak, namun mereka gagal mengubah keunggulan mereka menjadi gol di hadapan pertahanan Iran yang terorganisir dan kiper luar biasa yang menyelamatkan timnya dalam situasi-situasi krusial.

Tampil mendominasi sepanjang laga, Belgia tetap tak membuahkan gol. Pelatih Rudi Garcia memilih formasi menyerang (4-2-3-1), dengan Romelu Lukaku di lini depan, didukung oleh Alexis Salimakers, Kevin De Bruyne dan Leandro Trossard.

Di sisi lain, timnas Iran mengandalkan formasi super defensif lewat skema 5-4-1 yang dipimpin oleh Mehdi Taremi di lini depan. Laga langsung memanas sejak awal, di mana Lukaku mendapat kartu kuning setelah bertabrakan dengan kiper Piranvand (menit ke-3).

Tim Belgia menguasai bola dan menekan ke depan, namun tendangan Kevin De Bruyne dan De Kuiper tidak berhasil menembus gawang (menit ke-9). Berkali-kali serangan dan peluang pasukan merah tak mampu mengonversikannya menjadi gol.

Peluang Iran dari Serangan Balik

Meskipun Belgia terus menekan, timnas Republik Iran mendapat peluang berbahaya melalui Kanani, yang melepaskan tendangan keras yang berhasil ditepis dengan gemilang oleh penjaga gawang Courtois (menit ke-14).

Tarmi mengira ia telah membuka skor dari tendangan bebas, namun gol tersebut dianulir karena offside (menit ke-27), sehingga babak pertama berakhir imbang tanpa gol, meskipun De Kuiper memiliki peluang di menit-menit akhir (menit ke-44).

Peranvand Selamatkan Iran

Pada babak kedua dimulai, timnas Belgia langsung ngegas. Dari berbagai sisi, tengah maupun sisi sayap Belgia terus melancarkan serangan bertubi-tubi di mana Salimakers membuang peluang dari tendangan sudut pada menit ke-50.

Setelah memasukkan Vanaken, Castagne, dan Lukebakio, timnas Belgia mengira mereka telah memecah kebuntuan, namun Piranfand melakukan penyelamatan luar biasa atas tendangan De Kuiper dari jarak dekat di menit 59.

Pengusiran Ngoyi Memerumit Situasi

Situasi semakin rumit bagi Belgia setelah Ngoyi menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Taremi (menit 67), sehingga Setan Merah harus menyelesaikan pertandingan dengan selisih satu pemain, bermain sepuluh pemain saja.

Dengan devisit satu pemain, serangan demi serangan Belgia menjadi kurang efektif. Sementara Iran, seperti dilansir Goal.com (22/6/2026), berusaha memanfaatkan situasi tersebut, namun Courtois berhasil menahan tendangan keras pemain Iran pada menit ke 82.

Di menit-menit akhir yang menegangkan, Piranvand terus tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan berturut-turut atas upaya De Kuiper (menit 87, menit 88), sehingga berhasil menjaga gawangnya tetap bersih dan memberi timnya satu poin berharga.

Klasemen Grup 7

Dengan hasil ini, timnas Belgia sementara menempati posisi kedua di Grup 7 dengan raihan dua poin, sejajar dengan Iran, menjelang pertandingan antara Mesir dan Selandia Baru pada Senin dini hari, di mana pemenangnya akan memuncaki grup. (net/gc/kim/smr)

Pos terkait