Undian French Open: Jannik Sinner dan Novak Djokovic Tersisih

Dalam undian turnamen French Open, dua petenis tangguh, Jannik Sinner dan Novak Djokovic justru tersisih. Jannik dan Djokovic tidak akan bisa bertemu hingga final French Open setelah keduanya ditempatkan di bagian undian yang berbeda pada 21 Mei 2026.

Semarak.co – Sinner, favorit utama untuk meraih gelar juara di tengah absen rivalnya, Carlos Alcaraz yang cedera, akan memulai upayanya untuk meraih mahkota Roland Garros pertamanya melawan petenis wild card Prancis, Clement Tabur, yang berada di peringkat 165 dunia.

Bacaan Lainnya

Petenis peringkat 1 dunia, Sinner, dijadwalkan bertemu dengan unggulan kelima asal Amerika Serikat, Ben Shelton, di perempat final. Petenis peringkat 7 dunia, Daniil Medvedev, kemungkinan akan menjadi lawan Sinner di semifinal.

Petenis Rusia itu sempat membuat Sinner yang berusia 24 tahun ketakutan di semifinal Italian Open awal Mei lalu sebelum akhirnya kalah dalam tiga set. Demikian dilansir media berbahasa Inggris milik Singapura, TheStraitsTimes.com pada Jumat, 22/5/2026.

Djokovic akan memulai upaya terbarunya untuk meraih gelar Grand Slam ke-25 yang memecahkan rekor melawan petenis tuan rumah, Giovanni Mpetshi Perricard. Unggulan kedua Alexander Zverev berpotensi menjadi lawan petenis Serbia itu di semifinal.

Petenis asal Jerman itu sebelumnya telah dua kali menghadapi Novak Djokovic di Roland Garros, dan mengalami dobel kekalahan di babak perempat final ketika melawan petenis asal Serbia Herzegovina tersebut pada tahun 2019 dan 2025.

Pertandingan babak pertama yang paling menarik memertemukan petenis Prancis yang sedang dalam performa terbaik, Arthur Fils, melawan mantan juara Stan Wawrinka, yang tampil di turnamen ini untuk terakhir kalinya sebelum pensiun.

Sementara di nomor putri, juara bertahan Coco Gauff berpotensi menghadapi Aryna Sabalenka dalam pertandingan ulangan final 2025 di babak semifinal tahun ini, setelah keduanya ditempatkan di paruh grup yang sama.

Unggulan keempat asal Amerika Serikat, Gauff, yang mengalahkan petenis peringkat 1 dunia Sabalenka dalam final yang menegangkan 12 bulan lalu, akan memulai upaya memertahankan gelarnya melawan rekan senegaranya, Taylor Townsend.

Sabalenka, yang belum pernah memenangkan gelar di kancah Roland Garros, mungkin akan menghadapi beberapa pertandingan sulit sepanjang turnamen yang akan dimulai pada tanggal 24 Mei 2026 lusa mendatang.

Sedang juara Grand Slam selama empat kali, Naomi Osaka, amat berpotensi menjadi lawan di babak 16 besar, meskipun bintang asal matahari terbit Jepang tersebut belum pernah mencapai pekan kedua di Paris Prancis sebelumnya.

Bintang muda Kanada yang sedang naik daun, Victoria Mboko, atau unggulan kelima Jessica Pegula bisa saja menunggu petenis Belarusia itu di perempat final. Sabalenka akan menghadapi Jessica Bouzas Maneiro dari Spanyol di babak pertama.

Gauff mungkin perlu melewati sesama petenis AS, Amanda Anisimova, yang kalah di final Wimbledon dan US Open 2025, di perempat final. Juara French Open empat kali, Iga Swiatek, yang merupakan unggulan ketiga, berpotensi bertemu juara Italian Open, Elina Svitolina, di perempat final.

Unggulan kedua Elena Rybakina, yang memenangi Grand Slam pembuka tahun ini di Australian Open, dijadwalkan bersua Swiatek di semifinal. Ada kemungkinan bentrok antar Asia Tenggara di babak kedua antara Janice Tjen dari Indonesia dan Alexandra Eala dari Filipina. (net/tstc/kim/smr)

Pos terkait