Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) resmi menunjuk Zinedine Zidane sebagai pelatih baru Tim Nasional (timnas) Prancis. Legenda sepak bola Prancis itu menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga berakhirnya Piala Dunia 2030.
Semarak.co – Mantan pemain dan pelatih sukses Real Madrid, seperti dilansir Reuters, Le Monde dan El País (30/7/2026), itu menggantikan Didier Deschamps yang hanya menempati posisi juara 4 di Piala Dunia 2026 dan mengakhiri masa kepemimpinannya setelah 14 tahun menangani Les Bleus.
Penunjukan Zidane menandai dimulainya era baru bagi tim nasional Prancis. Selama bertahun-tahun, mantan gelandang elegan itu memang disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk mengambil alih kursi pelatih tim nasional setelah Deschamps mengakhiri tugasnya.
Sebagai pemain, Zidane adalah salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola Prancis. Ia membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, serta meraih Ballon d’Or 1998. Namanya dikenang sosok yang memiliki visi bermain luar biasa, teknik tinggi dan kepemimpinan yang kuat di lapangan.
Kesuksesan Zidane juga berlanjut di dunia kepelatihan. Bersama Real Madrid, ia mencatat prestasi luar biasa dengan memersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada 2016, 2017 dan 2018. Rekam jejak tersebut menjadi salah satu alasan utama FFF memercayakan proyek jangka panjang tim nasional kepadanya.
Dalam tugas barunya, Zidane akan mewarisi skuad yang dipenuhi pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, Ousmane Dembele, Bradley Barcola hingga Desire Doue. Tantangan pertamanya adalah membangun kembali performa Prancis setelah hasil yang kurang memuaskan di Piala Dunia 2026.
Selain itu ia mempersiapkan tim menghadapi UEFA Nations League, Euro 2028 dan Piala Dunia 2030. Presiden FFF, Philippe Diallo, menyatakan, penunjukan Zidane merupakan bagian dari visi jangka panjang federasi untuk memertahankan Prancis sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Sosok Zidane dinilai memiliki pengalaman, kharisma dan kemampuan membangun mental juara yang dibutuhkan generasi baru Les Bleus. Bagi Zidane sendiri, kesempatan melatih tim nasional merupakan impian yang telah lama dinantikannya.
Selama beberapa tahun terakhir ia dikabarkan menolak sejumlah tawaran klub karena ingin menunggu kesempatan menangani negaranya sendiri. Kini, impian itu akhirnya terwujud dan ia menyatakan siap membawa Prancis kembali bersaing memerebutkan gelar di panggung internasional. (net/rts/lm/ep/kim/smr)





