Wamenekraf Irene: Harmoni Imlek Nusantara 2026 Jadi Panggung Diplomasi Kreatif Indonesia

Wamenekraf Irene Umar membuka Imlek Festival 2577 – Harmoni Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar membuka Imlek Festival 2577 – Harmoni Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta.

Semarak.co – Wamenekraf Irene menegaskan, festival ini tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga berfungsi sebagai platform diplomasi kreatif yang menunjukkan kesiapan Indonesia sebagai pemain aktif dalam industri kreatif dunia.

Bacaan Lainnya

“Kita ingin menyampaikan bahwa Indonesia sudah ada di panggung dunia. Talenta Indonesia  tampil unggul di panggung global dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Itu pesan yang ingin kita sampaikan,” ujar Wamenekraf, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Kemenekraf Siaran Pers, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, Harmoni Imlek Nusantara menghadirkan beragam program kolaboratif yang merepresentasikan keterbukaan Indonesia terhadap kerja sama lintas negara. Salah satunya melalui Indonesia Wave x K-Pop yang mempertemukan talenta Indonesia dan Korea dalam satu panggung kreatif berbasis ekonomi kreatif.

Festival ini juga dirancang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Berbagai UMKM lintas subsektor ekonomi kreatif dilibatkan, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, wastra, hingga produk kreatif lokal dari berbagai daerah.

Selain itu, festival ini juga menghadirkan layanan publik berupa program prioritas nasional cek kesehatan gratis dan kegiatan donor darah. Inisiatif tersebut menjadi wujud kehadiran negara dalam memastikan setiap ruang perayaan budaya berlangsung aman, tertib, dan nyaman bersama bagi seluruh masyarakat.

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengapresiasi penyelenggaraan Harmoni Imlek Nusantara yang dinilai semakin inklusif dan merata. Dia berterima kasih kepada Wamenekraf dan seluruh panitia Harmoni Imlek Nusantara.

“Tahun ini perayaan Imlek terasa jauh lebih merata, bukan hanya di Jakarta tetapi juga di berbagai kabupaten dan kota. Ini menunjukkan bahwa Imlek telah menjadi bagian yang utuh dari masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menegaskan, festival ini menunjukkan keberagaman Indonesia sebagai kekuatan bangsa.

“Indonesia dibangun dari keberagaman, bukan keseragaman. Saat Imlek dan Ramadan hadir berdampingan, saling menghormati dan mendukung, Bhinneka Tunggal Ika benar-benar hidup. Perbedaan bukan kelemahan, melainkan kekuatan bangsa yang harus kita rawat bersama,” ujarnya. (hms/smr)

Pos terkait