Wamendikdasmen Atip Resmikan Revitalisasi 24 Satuan Pendidikan dan SMAN 11 Tasikmalaya

Wamendikdasmen Atip Latipulhayat meresmikan hasil revitalisasi 24 satuan pendidikan di Tasikmalaya.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat meresmikan hasil revitalisasi 24 satuan pendidikan jenjang PAUD hingga SMA di Kota Tasikmalaya. Atip juga meresmikan SMAN 11 Tasikmalaya sebagai unit sekolah baru di Kecamatan Bungursari.

Semarak.co – Atip menyampaikan, pembangunan SMA Negeri 11 Tasikmalaya merupakan upaya meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan menengah di Kecamatan Bungursari. Sebelumnya, dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya, ada satu kecamatan yang belum memiliki SMA negeri.

Bacaan Lainnya

“Kehadiran SMA Negeri 11 Tasikmalaya ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Bungursari,” ujar Atip, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Mitra BKHumas Fortadik, Senin (12/1/2026).

Atip menjelaskan revitalisasi satuan pendidikan merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan menyeluruh. Melalui perbaikan sarana dan prasarana, pemerintah berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan mendukung proses pembelajaran berkualitas.

“Salah satu wujud nyata program pemerintah di bidang pendidikan untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu adalah melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan,” ungkapnya.

Atip menambahkan bahwa kebijakan pendidikan di era Presiden Prabowo Subianto menekankan orientasi pada kualitas, baik dari sisi sarana dan prasarana, penguatan literasi dan numerasi, maupun pengembangan kecerdasan abad ke-21.

“Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kompetensi, pemahaman, dan penguasaan pengetahuan pada bidang-bidang tertentu,” jelasnya.

Sekda Kota Tasikmalaya Asep Goparulloh mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di wilayahnya. Menurutnya, kondisi infrastruktur pendidikan di Kota Tasikmalaya masih memerlukan perhatian dan peningkatan, sehingga program revitalisasi sangat dibutuhkan.

Asep memaparkan, pada tahun anggaran 2025, Pemkot  Tasikmalaya telah merehab sejumlah bangunan sekolah. Saat ini, Kota Tasikmalaya memiliki 189 SD negeri dan 337 SD swasta, 21 SMP, serta kini bertambah menjadi 11 SMA dengan diresmikannya SMA Negeri 11 Tasikmalaya.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran membuat dukungan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi masih sangat dibutuhkan. Pemkot Tasikmalaya berharap dukungan terhadap sektor pendidikan dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan.

Pemkot Tasikmalaya siap mendukung keberlanjutan program revitalisasi satuan pendidikan. Harapannya, nanti seluruh sekolah memiliki sarana dan prasarana yang layak serta mampu menunjang proses pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik. (hms/smr)

 

Pos terkait