Wamen UMKM Helvi Dukung Ponpes Sunan Drajat Cetak Santripreneur Melalui Sundra SuperApp

Wamen UMKM Helvi saat menghadiri launching Sundra SuperApp di Lamongan.

Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Y Moraza mendukung langkah Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan dalam membangun kemandirian wirausaha santri sebagai bagian dari upaya mencetak Santripreneur, melalui Sundra SuperApp.

Semarak.co – Helvi menyambut baik Ponpes Sunan Drajat yang memiliki pusat perekonomian yang dikelola santri, antara lain toko serba ada (toserba) dan agenĀ  umrah serta haji. Kegiatan tersebut membuktikan pesantren mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat berbasis kemandirian.

Bacaan Lainnya

ā€œPondok Pesantren Sunan Drajat mampu menciptakan perputaran usaha dan melakukan transformasi digital untuk menumbuhkan sekaligus menaikkelaskan UMKM,ā€ ujar Helvi saat launching Sundra SuperApp di Lamongan, dirilis humas usai acara melalui WAGroup Media Teman UMKM, Sabtu (1/11/2025).

Kemandirian ekonomi para santri Ponpes Sunan Drajat salah satunya diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi digital lewat Sundra SuperApp, aplikasi karya PT Teknologi Sunan Drajat Lamongan.

Platform ini mengintegrasikan berbagai layanan transaksi digital serta wirausaha yang dimiliki oleh pesantren, sehingga mampu memperkuat ekosistem ekonomi internal sekaligus memberi manfaat luas bagi masyarakat.

ā€œKami mengapresiasi Pondok Pesantren Sunan Drajat yang telah melakukan transformasi digital melalui Sundra SuperApp dengan tagline Mudah, Murah, Insyaallah Berkah,ā€ kata Helvi.

Helvi menegaskan, ekosistem wirausaha yang dibangun Ponpes Sunan Drajat menjadi contoh nyata keberhasilan pesantren dalam menumbuhkan kemandirian ekonomi bagi para santri dan alumninya, serta menciptakan dampak sosial positif di lingkungan sekitar.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian UMKM berencana menggandeng Ponpes Sunan Drajat dalam pelaksanaan proyek percontohan program Santripreneur. Program ini akan memberikan dukungan berupa akses pembiayaan, perluasan pasar, serta pelatihan kewirausahaan bagi para santri untuk memperkuat daya saing mereka.

Direktur Perekonomian Ponpes Sunan Drajat, Anas Al Hifni, menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat kemandirian para santri melalui kolaborasi dengan Kementerian UMKM. ā€œSemoga usaha ini dapat menciptakan kemandirian pesantren secara berkelanjutan,ā€ ujarnya.

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam membentuk santri yang cerdas, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menilai Sundra SuperApp menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi masyarakat Lamongan untuk beradaptasi dengan era digital. (hms/smr)

Pos terkait