Menhan Prabowo Subianto di tangga Istana Kepresidenan Jakarta usai diperkenalkan Presiden Jokowi sebelum dilantik siangnya. foto: internet

Universitas Pertahanan (Unhan) masih membuka pendaftaran calon mahasiswa baru jenjang S1 untuk tahun ajaran 2020/2021. Unhan didirikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2011 tanggal 7 Februari 2011 tentang Universitas Pertahanan Sebagai Perguruan Tinggi yang Diselenggarakan Pemerintah.

semarak.co –Seperti diketahui, Unhan secara akademik dibina Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yakni Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan secara fungsional dibina oleh Kementerian Pertahanan.

“Universitas Pertahanan membuka program beasiswa sarjana (S1) mulai dari Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas MIPA Militer, Fakultas Farmasi Militer, dan Fakultas Teknik Militer,” tulis laman media sosial Universitas Pertahanan (Unhan) yang dipantau di Jakarta, Senin (4/5/2020).

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan, Unhan akan membuka 4 fakultas baru. Rencananya empat fakultas baru tersebut diperuntukkan jenjang Sarjana atau S1. Keempat fakultas tersebut yakni Fakultas Teknik, Kedokteran, Informatika, dan MIPA.

Selain fokus pada Strategi Pertahanan, lanjut Prabowo, Teknologi Pertahanan, Unhan harus dapat lebih fokus mengembangkan dasar-dasar dengan membuka program S1.

“Unhan merupakan unsur strategis dalam pembangunan pertahanan negara, terutama untuk mempersiapkan SDM di bidang Engineer, Dokter, Ahli IT, serta ahli-ahli Matematika, Kimia, dan Biologi,” terang Prabowo dikutip dari tautan pada laman medsos Unhan, Selasa (10/3/2020).

Program S1, rinci Prabowo, untuk 300 mahasiswa, 150 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran, 50 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika, 50 orang mahasiswa untuk Fakultas Teknik, 50 orang mahasiswa untuk Fakultas MIPA. (net/ers)

Berikut informasi seputar pendaftaran di Universitas Pertahanan:

Cakupan

  1. Bebas biaya pendaftaran serta biaya kuliah selama pendidikan di Unhan.
  2. Disediakan tempat tinggal berupa asrama, makan, pakaian dinas dan olahraga Unhan, uang saku, dan biaya lain yang berkaitan dengan pendidikan.

Syarat peserta

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), laki-laki dan perempuan.
  2. Sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna. Baca juga: Beasiswa S1 di Sekolah Tinggi Hukum, dari Biaya Kuliah hingga Hidup
  3. Berijazah SMA/sederajat jurusan IPA, lulusan Tahun 2019 atau 2020.
  4. Nilai rapor SMA/sederajat semester I-V rata-rata di atas 80 dan diprioritaskan siswa yang masuk 10 (sepuluh) besar terbaik SMA/sederajat yang bersangkutan pada semester V.
  5. Nilai tes Intelligence Quotient (IQ) minimal 120.
  6. Usia maksimal 20 tahun saat masuk pendidikan (bulan Juli 2020).
  7. Memiliki tinggi badan minimal laki-laki 160 cm dan perempuan 155 cm serta berat badan proposional.
  8. Lulus seleksi administrasi, Tes Potensi Skolastik (TPS), Tes Kemampuan Akademik (TKA) Saintek, TOEFL, tes psikologi, tes kesehatan dan wawancara yang dilaksanakan oleh Universitas Pertahanan.
  9. Mampu mengoperasikan komputer (aplikasi office dan internet).
  10. Bersedia ditempatkan di mana saja sebagai Kader Intelektual Bela Negara apabila sewaktu-waktu negara membutuhkan.
  11. Bersedia menandatangani surat perjanjian kontrak mahasiswa dan surat pernyataan.
  12. Persetujuan orang tua/wali, bersedia tinggal di asrama, dan sanggup mematuhi peraturan Universitas Pertahanan.
  13. Daftar konversi nilai dan ijazah yang dilegalisir oleh Kemendikbud untuk sekolah setingkat SMA luar negeri atau dinas pendidikan setempat bagi calon mahasiswa yang berasal dari SMA berlatar belakang international school di dalam negeri.
  14. Bersedia untuk tidak menikah dan tidak hamil selama mengikuti pendidikan.
  15. Tidak sedang menerima beasiswa lain dan tidak akan menerima beasiswa lain selama mengikuti pendidikan.

Jadwal penerimaan

Pendaftaran online: 1- 17 Mei 2020

Tes Potensi Skolastik (TPS),

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Saintek,

TOEFL dan Tes Psikologi: 3-5 Juni 2020

Tes kesehatan dan wawancara: 10 -12 Juni 2020

Pengumuman kelulusan: 16 Juni 2020

Daftar ulang pengiriman dokumen administrasi: 27 Juni 2020

Gladi pembukaan pendidikan: 6 Agustus 2020

Pembukaan pendidikan: 8 Agustus 2020

Matrikulasi dan pendidikan bela negara: 18 Agustus – 10 September 2020

Awal perkuliahan: 14 September 2020

Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah disesuaikan dengan perkembangan situasi yang ada. Panitia berhak merubah jadwal.

Mekanisme pendaftaran

  1. Calon mahasiswa membuat akun pendaftaran dan mengisi formulir pendaftaran lengkap dan benar.
  2. Calon mahasiswa mengunggah syarat administrasi sebagai berikut:

Pasfoto berwarna memakai seragam SMA latar belakang putih Foto berwarna memakai seragam SMA seluruh badan tampak depan dan samping.

Scan rapor SMA asli dari semester I-V yang dilegalisir oleh sekolah.

Ijazah SMA asli atau Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah.

Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Akte kelahiran.

Kartu Keluarga (KK).

Calon mahasiswa mencetak kartu ujian.

  1. Calon mahasiswa wajib mengikuti rangkaian tes baik secara online maupun tatap muka pada jadwal yang ditentukan.
  2. Calon mahasiswa wajib memahami semua pengumuman di website penerimaan mahasiswa baru.
  3. Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus sampai dengan tahap akhir wajib melakukan pendaftaran ulang dengan mengirim persyaratan administrasi dimasukkan ke dalam stopmap plastik yang berisi sebagai berikut :

Fotocopy rapor SMA/setingkat semester I-VI yang dilegalisir oleh sekolah.

Ijasah SMA atau setingkat yang dilegalisir oleh sekolah.

Fotocopy kartu Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang dilegalisir sekolah.

Surat keterangan kesehatan, surat keterangan bebas narkoba dan bebas tato dari Rumah Sakit (RS) pemerintah.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli dan fotocopy.

Pasfoto berpakaian jas hitam berdasi ukuran 4×6 berwarna latar belakang warna putih sebanyak 4 lembar dan softfile dalam bentuk flashdisk.

Bagi calon mahasiswa yang diterima, bersedia menandatangani surat perjanjian penggantian biaya yang telah dikeluarkan oleh negara, apabila mahasiswa melakukan pelanggaran hukum dan atau pelanggaran peraturan Universitas Pertahanan yang berakibat dikeluarkannya ketetapan putus studi atau tidak dapat melanjutkan pendidikan serta dokumen lainnya. Informasi beasiswa dan pendaftaran dapat dilihat melalui https://penerimaan.idu.ac.id/

 

sumber: WA Group Warung IKBA/kompas.com/

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY