Wakil Direktur Utama 1 Bank Syariah Indonesia Ngatari (kiri) dan Direktur Keuangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Salusra Wijaya (kanan) bertukar cenderamata usai Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BSI dan KAI, Senin (3/5/2021). Foto: humas BSI

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) teken kesepahaman dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan anak usaha Jasa Marga, yaitu PT Jasa Marga Related Business. Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi bersama BUMN dalam membangun negeri.

semarak.co-Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) BSI dan KAI terkait pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah sebagai bentuk nyata dalam mendorong penguatan sektor perekonomian di bidang transportasi. Ini dilakukan Direktur Keuangan PT KAI Salusra Wijaya dan Wakil Direktur Utama 1 BSI Ngatari.

Ngatari mengatakan, dengan kerja sama ini diharapkan bisa memberikan akses pertumbuhan bisnis di berbagai lini usaha, seperti dalam pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah, edukasi keuangan syariah, pelayanan prima serta kerja sama lainnya yang mendorong potensi bisnis yang lebih berkembang.

“Hal ini diharapkan sebagai sebagai bentuk nyata dalam mendorong penguatan sektor perekonomian di bidang transportasi,” kata Ngatari dalam rilis humas melalui WAGroup Media BSI dan Jurnalis Syariah, Senin (4/5/2021).

Dalam hal ini, BSI diharapkan menjadi mitra yang mampu memberikan layanan perbankan syariah yang modern, inklusif, dan dilengkapi layanan digital untuk berbagai sektor perekonomian bangsa, salah satunya PT KAI yang menjadi penyokong transportasi yang telah menghubungkan antar daerah di Indonesia.

BACA JUGA :  PT KAI Daop 1 Jakarta Tambah 4 Perjalanan KA Lagi Mulai 30 Juli 2020

Pada kesempatan sama, dilangsungkan penandatangan kerja sama BSI dengan PT Jasa Marga Related Business terkait penyaluran pembiayaan untuk UMKM di rest area melalui aplikasi Travoy (Travel With Comfort and Joy) 3.0. milik Jasa Marga.

Hadir Direktur Utama PT Jasamarga Related Business Cahyo Satrio, Direktur Bisnis Komersial PT Jasamarga Related Business Imad Zaky Mubarak, dan Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar.

Kokok Alun mengatakan, BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia merasa bangga menjadi bagian dari upaya untuk pemberdayaan UMKM di Indonesia. “Segmen UMKM menjadi salah satu fokus Bank Syariah Indonesia dalam mengembangkan ekosistem halal yang bermanfaat bagi umat,” ujar Kokok Alun.

Ke depannya, harap Kokok, Bank Syariah Indonesia juga mempersiapkan rencana optimalisasi pengelolaan aset dan potensi pengembangan layanan transaksi dan pembiayaan pada rest area yang dikelola PT Jasa Marga Related Business,” katanya.

BSI berharap kerja sama dengan PT Jasa Marga Related Business bisa menjadi katalis dalam peningkatan pemberdayaan UMKM di Indonesia sehingga dapat terus berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

BACA JUGA :  Bank Syariah Bukopin Selenggarakan Literasi Keuangan di Bulan Inklusi OJK Lewat Live Streaming Instagram

“Selain itu kerja sama ini juga merupakan sebuah langkah awal bagi Bank Syariah Indonesia dalam menjadikan Ekonomi Syariah di Indonesia semakin kuat,” imbuh Kokok Alun.

Hingga triwulan 1 tahun 2021, BSI mencatat realisasi pembiayaan sebesar Rp159,1 triliun naik 14,74% secara tahunan atau year on year (yoy). Sedangkan dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), BSI mencatat realisasi Rp205,5 triliun naik 14,3% secara tahunan (yoy). (smr)

LEAVE A REPLY