Menteri PANRB Tjahjo Kumolo (batik merah hitam) didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan Menteri Tjahjo) saat meninjau tempat pameran. Foto: humas PANRB

Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai daerah Indonesia masih terus didorong pemerintah. Kini, giliran Kabupaten Madiun hadir MPP yang diresmikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.

semarak.co-Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa mengatakan, sesuai janji di tahun lalu, Menteri PANRB yang meresmikan MPP Kabupaten Madiun untuk memberikan kemudahan mengurus administrasi bagi masyarakat Madiun.

Sebelumnya, MPP ini telah melakukan soft launching 22 Desember 2020. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun Ahmad Dawani Ragil Saputro menyebutkan rencana peresmian MPP ini oleh Menteri PANRB selaku koordinator pelayanan publik di 2021.

Dengan diresmikannya MPP ini, kata Diah, masyarakat Kabupaten Madiun dan sekitarnya telah bisa mengurus berbagai layanan perizinan maupun non-perizinan lintas-instansi di satu tempat saja.

“Hal ini akan memberikan kepastian bagi masyarakat dalam mengurus layanan publik, baik dari segi waktu maupun biaya yang dikeluarkan,” kata Diah di Madiun, Selasa (23/11/2021) seperti dirilis humas melalui WAGroup JURNALIS PANRB.

Terdapat 122 layanan perizinan dan 27 layanan non-perizinan dari 22 instansi yang bergabung di MPP ini. Adapun instansi yang tergabung terdiri dari organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Madiun, instansi vertikal dari kementerian dan lembaga, serta BUMN dan BUMD.

Tak hanya menawarkan kemudahan dari sisi pengurusan pelayanan publik, MPP yang beralamat di Jl. Alun-alun Utara No. 4 ini juga dibangun di titik lokasi strategis. Berada di area Kantor Pemkab Madiun lama yang merupakan titik tengah dari tiap penjuru Kabupaten Madiun, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat untuk menuju MPP tersebut.

Kemudahan dan kecepatan dalam mengakses layanan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP), menjadikan MPP sebagai tempat lahirnya embrio investasi. Tanpa perlu berurusan dengan birokrasi yang berbelit, investor pun mudah mendapatkan izin berusaha yang tentunya dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengungkapkan, hadirnya MPP di Kabupaten Madiun dapat mengembangkan potensi investasi di wilayah Kabupaten Madiun. Embrio investasi dapat tumbuh subur apabila terdapat integrasi pelayanan dalam pengajuan berusaha.

“MPP Kabupaten Madiun ini menjadi daya tarik bagi investor di wilayah yang merupakan lintas Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur ini. Undang sebanyak-banyaknya investor ke Kabupaten Madiun agar dapat membuka lapangan pekerjaan untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Menteri Tjahjo saat peresmian MPP Kabupaten Madiun, di Madiun, Jawa Timur, Rabu (24/11/2021).

Keberadaan MPP, lanjut Tjahjo, selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait perkembangan ekonomi nasional. Salah satu arahannya adalah untuk segera mendorong realisasi investasi. Bukan hanya memberikan pelayanan yang cepat kepada pengusaha dan masyarakat, hadirnya MPP juga berperan dalam meminimalisir hambatan dalam proses investasi.

Menghilangkan hambatan dalam birokrasi merupakan bentuk nyata reformasi birokrasi dalam pemerintahan. MPP hadir untuk mengintegrasikan berbagai pelayanan dalam satu tempat. Selain sebagai tempat lahirnya embrio investasi, MPP juga menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi.