Pemerintah Suriah sepenuhnya menguasai Aleppo pada Ahad (11/1/2026) setelah berhasil melumpuhkan milisi Kurdi dan usai mengambil alih lingkungan Kurdi. Suriah juga mengevakuasi para anggota milisi ke wilayah otonom Kurdi setelah bentrokan mematikan selama beberapa hari.
Semarak.co – Seorang pejabat Suriah di Aleppo berkata, bahwa sebanyak 419 pejuang (Suku) Kurdi termasuk 59 orang yang terluka, kini dipindahkan dari lingkungan Sheikh Maqsud ke zona yang dikuasai Kurdi di timur laut.
Para pejuang yang tiba disambut dengan air mata dan sumpah balas dendam dari ratusan orang. “Kami akan membalas dendam Sheikh Maqsud… Kami akan membalas dendam para pejuang kami, kami akan membalas dendam para martir kami,” kata Umm Dalil (55), seperti dilaporkan AFP (12/1) dilansir arrahmah.id dan reuters.
Lewat unggahan di media sosial X, pemimpin Kurdi Mazlum Abdi menyebut para pejuang dievakuasi “melalui mediasi pihak internasional untuk menghentikan serangan dan pelanggaran terhadap rakyat kami di Aleppo”.
Sementara itu, pada hari Ahad di Ashrafiyeh, koresponden AFP melihat orang-orang membawa tas dan selimut kembali ke rumah mereka setelah digeledah oleh pasukan keamanan. Yahya al-Sufi, seorang penjual pakaian, berkata bahwa ia telah melarikan diri selama kekerasan.
“Ketika kami kembali, kami menemukan lubang di dinding dan rumah kami telah dijarah… Sekarang setelah keadaan tenang, kami kembali untuk memperbaiki dinding dan memulihkan air dan listrik,” katanya di sebuah tempat.
Akan tetapi, seorang sumber dariĀ Kementerian Dalam Negeri berkata, bahwa Sheikh Maqsud tetap terlarang, tidak ada yang diizinkan masuk. Di sisi lain, konflik di Suriah telah memakan korban. Otoritas Suriah mencatat jumlah korban tewas mencapai 24 orang dan 124 orang terluka. (net/aid/afp/rts/kim/smr)





