Rekor tidak terkalahkan yang diraih petinju ini, Shakur Stevenson tak mampu dibuyarkan oleh pemegang sabuk juara tinju kelas ringan super atau kelas junior welter versi World Boxing Organisation (WBO), yakni petinju Teofimo Lopez.
Semarak.co – Pertarungan ini dipentaskan pada hari Sabtu (31/1/2026) di arena tinju legendaris, Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat atau Minggu siang (1/2/2026) WIB dipantau langsung oleh Terence Crawford.
Penggila tarung tinju dunia yang memadati venue, begitu bergemuruh menyambut dihelatnya ronde pertama dimulai. Kedua petinju dunia langsung bertemu di tengah ring dan saling melancarkan pukulan dan barter serangan.
Lopez cukup berani mengambil inisiasi untuk memojokkan lawannya di tali pembatas ring hingga terpojok memaku. Namun, Stevenson berontak, tak mau dikontrol musuhnya begitu saja dan berhasil membawa duel kembali ke tengah ring.
Di tengah ring, jual beli pukulan pun terjadi. Namun, baku pukul kedua petinju tak begitu berarti. Tak terasa, ronde satu pun selesai, di mana kedua petinju masih belum bisa menemukan celah mendaratkan pukulan telak.
Lanjut ke ronde dua, Stevenson terlihat cukup sabar. Petinju dengan rekor tak terkalahkan ini coba melancarkan counter attack usai musuh melakukan serangan. Jelang ronde kedua selesai, Stevenson sempat terjatuh ke kanvas karena dorongan Lopez.
Momen KO atau TKO juga belum muncul pada ronde ketiga dan empat. Namun, satu aksi Stevenson yang mendarat di wajah lawan sempat membuat Lopez kelimpungan. Body shot atau pukulan ke arah tubuh yang keras nyaris saja membuat Lopez mengalami knockdown pada ronde keempat.
Stevenson masih menggunakan strategi yang sama saat memulai ronde ke-6. Dia tetap sangat sabar, melakukan pukulan counter, dan benar-benar mendikte serangan musuh. Lopez yang terus menyerang benar-benar tidak bisa menemukan celah dari pertahanan rapat lawannya.
Sang penguasa sabuk kelas ringan super versi WBO malah sempat terpeleset saat mencoba menyerang. Alotnya persaingan membawa kedua petinju sampai ronde 12 atau pamungkas. Lopez masih terus menekan, di mana Stevenson bertahan dengan sangat baik.
Tangan Stevenson telihat begitu cepat saat melancarkan kombinasi pukulan ke arah kepala lawan. Pemenang pertarungan ini akhirnya ditentukan lewat perhitungan poin dewan juri. Stevenson dinilai menang angka mutlak dengan skor, 119-109, 119-109, dan 119-109.
Kemenangan ini membuat Stevenson resmi pernah menjuarai empat kelas berbeda. Sebelumnya, juara tinju kelas berat, Oleksandr Usyk sudah membuat prediksi pertarungan ini. Petinju asal Ukraina tersebut dengan penuh percaya diri menjagokan nama Shakur.
“Shakur,” jawab Oleksandr Usyk singkat, seperti dilansir portal olahraga Juara.net dari media Boxing News Online pada 1 Februari 2026. Menariknya, omongan Oleksandr Usyk benar-benar bagai menjadi kenyataan. (net/jn/bno/kim/smr)





