Kawasan pabrik milik PT GNI yang dibakar massa dalam bentrok antara TKA asal China dengan buruh lokal. Foto: internet

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Nasional (SPN) Morowali dan Morowali Utara Katsaing membeberkan kronologi kerusuhan di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) versi mereka. Menurut Katsaing, banyak orang tidak melihat latar belakang terjadinya peristiwa tersebut.

semarak.co-Katsaing menjelaskan, sebelum mogok kerja dilakukan pada Sabtu, 4 Januari 2023, sebetulnya para pekerja sudah melakukan aksi. Setelah berdemo, tidak ada keputusan pemerintah, baik Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota maupun Wakil Bupati atau Bupati Morowali Utara.

Pemerintah daerah tidak bisa mengambil keputusan terkait persoalan-persoalan yang dituntut serikat pekerja. Yang bisa dilakukan hanyalah melakukan upaya mediasi. Sebelum mogok kerja, sebetulnya ada upaya dari kepolisian untuk melakukan mediasi antara serikat pekerja dengan pihak manajemen PT GNI pada 10 Januari 2023.

Namun, pihak manajemen head office (HO) Jakarta PT GNI tidak hadir. Pihak manajemen PT GNI lalu meminta perundingan diundur pada 13 Januari 2023 pukul 14.00 waktu setempat. Meski datang terlambat, manajemen HO PT GNI hadir dalam kesempatan itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini