Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri pertemuan Ijtima ulama. Foto: gelora.co

Persaudaraan Alumni (PA) 212 memberikan respons terkait rencana Partai Gerindra kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

semarak.co-Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212 Novel Bamukmin menyebut, keputusan itu sebagai hak partai yang mengusung dan warga yang diusung. Terkait dengan sikap di Pilpres 2024, Novel mengatakan, PA 212 akan menentukannya melalui Ijtima Ulama sebagaimana di Pilpres 2019.

“Kita tentu menghormati keputusan Pak Prabowo karena itu hak. Hak dipilih itu hak warga negara yang perlu dihormati,” ucap Novel Bamukmin kepada, kumparan Selasa (12/10/2021) yang kemudian dikutip juga oleh gelora.co, Rabu (13/10/2021).

Walaupun demikian, terdapat beberapa nama yang dinilai berpotensi dalam Pilpres 2024. Tokoh tersebut, utamanya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang merajai berbagai survey apalagi sebagai tokoh muda. Anies juga bukan orang partai sehingga membuka lamaran dari berbagai partai untuk menjadikan capres.

“Untuk nama yang potensial itu ada Anies Baswedan. Insya Allah saya juga maju untuk cawapres. Kalau syarat-syaratnya terpenuhi saya siap. Sudah komunikasi juga tapi keputusan akhirnya tetap di Ijtima Ulama,” aku Novel Bakmumin.

Tokoh PA 212 lain, Haikal Hassan, juga memberikan komentarnya terkait dengan pencapresan Prabowo. “Kalau pendapat pribadi dan karena pernah juga sebagai mantan Jurkamnasnya Pak Prabowo, saya menyambut baik langkah Pak Prabowo untuk capres 2024,” puji Haikal yang juga ustadz.

“Terkait keputusan itu, ya berarti bagus kan Gerindra yang sudah mengumumkan capres. Artinya, sudah satu langkah di depan dibanding partai-partai lain,” ungkap Haikal Hasan singkat menanggapi.