Saat Peluncuran, BSI Jamin Keamanan Digital dengan Kecanggihan Teknologi di BYOND by BSI Berupa Sistem FDS

Menteri BUMN Erick Thohir (kedua dari kanan) didampingi Direktur utama Bank BSI Hery Gunadi (paling kiri) usai memberi keterangan pers usai peluncuran platform SuperApp BYOND by BSI di Parkir Timur, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu sore (9/11/2024). Foto: heryanto/semarak.co

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menjamin keamanan digital dengan teknologi keamanan mutakhir usai meluncurkan produk layanan berupa aplikasi BYOND by BSI di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11/2024). Jaminan yang disampaikan Bank BSI ini menjawab kekhawatiran masyarakat tentang perlindungan data dan transaksi di era digital.

semarak.co-Sebagai aplikasi super yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu platform, BYOND hadir dengan berbagai fitur canggih yang memudahkan transaksi perbankan syariah serta kegiatan sosial dan spiritual.

Bacaan Lainnya

Namun yang menjadi fokus utama dalam pengembangan BYOND adalah tingkat keamanan yang tinggi, yang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal kepada nasabah. Bank BSI telah mengimplementasikan berbagai lapisan teknologi keamanan untuk memastikan bahwa aplikasi BYOND bebas dari potensi ancaman digital.

Direktur Teknologi Informasi Bank BSI Saladin D. Effendi menjelaskan, pihaknya memahami pentingnya menjaga keamanan data nasabah, terutama dalam penggunaan layanan digital yang semakin meningkat.

“Karena itu, kami melengkapi BYOND dengan sistem keamanan canggih seperti fraud detection system atau FDS untuk mendeteksi transaksi yang mencurigakan, serta hardware security module atau HSM untuk melindungi data sensitif, seperti PIN dan informasi kartu debit,” jelas Saladin dalam sesi press conference usai acara puncak peluncuran BYOND by BSI.

Keamanan aplikasi juga didukung berbagai pengujian penetrasi (penetration tests), kata Saladin sambil merinci, seperti grey box, white box, dan black box yang dilakukan untuk memastikan tidak ada celah yang bisa dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, sambung Saladin, proses aktivasi aplikasi BYOND juga dirancang dengan lapisan keamanan berlapis, di mana nasabah diminta untuk memasukkan PIN dan data kartu debit mereka sebagai langkah pertama untuk mengakses aplikasi.

“Keamanan adalah prioritas utama kami dalam mengembangkan aplikasi ini. Kami ingin nasabah merasa tenang dan aman saat melakukan transaksi melalui BYOND. Semua fitur keamanan yang kami terapkan bertujuan untuk memberikan perlindungan maksimal agar nasabah dapat menggunakan layanan ini dengan rasa percaya diri,” imbuhnya.

Saat aplikasi lain hanya berfokus pada fitur transaksional, terang Saladin, Byond by BSI ini hadir dengan tiga nilai utama yang memenuhi semua kebutuhan pelanggan. Ketiga nilai yang menjadi fitur-fitur utama aplikasi itu adalah finansial, sosial, dan spiritual.

Diketahui Bank BSI baru saja meluncurkan super app terbarunya yang disebut BYOND by BSI. Setidaknya ada lima solusi yang ditawarkan Byond by BSI, sekaligus menjadi pembeda dari BSI Mobile. Di antaranya Pengkinian teknologi, Modernisasi tampilan aplikasi (New UI/UX), Re-branding, metode kerja baru dan Ekosistem.

Ketika merancang BYOND, klaim Saladin lagi, keamanan pelanggan adalah prioritas utama. Menurutnya Byond dibangun dengan berbagai lapisan keamanan untuk melindungi konsumen. Pertama, untuk aktivasi, nasabah harus memasukkan PIN dan data kartu debit mereka.

Kedua, Byond menerapkan sistem FDS yang dapat mengenali pola transaksi anomali. Ketiga, Byond dilengkapi dengan modul keamanan perangkat keras (HSM). Ini adalah teknologi tinggi yang digunakan untuk melindungi PIN dan data nasabah dalam bentuk yang sangat aman.

Direktur utama BSI Hery Gunadi mengatakan, proses keamanan BYOND pun sangat ketat. Setiap fitur beragam melewati uji coba—uji penetrasi kotak abu-abu, kotak putih, dan kotak hitam—untuk memastikan bahwa tidak ada celah yang dapat dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Bahkan, aplikasi ini dirancang dengan perlindungan firewall, dan kami juga memperhatikan perlindungan di sisi konsumen. Dengan semua langkah ini, BSI ingin membuat BYOND hadir dengan sistem keamanan berlapis yang bisa memanggil,” imbuh Hery di sesi press conference juga.

“Kami menyebutnya sebagai benteng dobel, ada notifikasi, FDS, HSM, aktivasi menggunakan kartu, dan lainnya. Jadi, konsumen bisa menggunakan Byond dengan tenang dan merasa aman. BYOND akan menawarkan sekitar 130 fitur yang siap digunakan pelanggan,” tuturnya.

Ke depan, lanjut Hery, BYOND akan menambahkan fitur baru dengan prioritas pada pengembangan fitur investasi dan gaya hidup sebagai komitmen untuk terus memberikan pengalaman yang lebih baik dan kian lengkap bagi pelanggan.

Dimana setiap saat 26 Oktober 2024, BYOND by BSI selama 14 hari sudah digunakan lebih dari 100 ribu pengguna. Pertumbuhan hariannya kurang lebih mencapai 10 ribu pengguna setiap hari. Dalam kurun waktu tersebut, BYOND by BSI telah melayani hingga 1 juta transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp 1 triliun.

Untuk nilai financial superapp Byond by BSI menyediakan berbagai transaksi keuangan pada umumnya seperti cek saldo, transfer dana, investasi, e-commerce, dan masih banyak lagi. “Pertama adalah superapp yang bisa memberikan layanan untuk financial atau keuangan, misalnya setor, top up, transfer, overbooking, dan lain sebagainya,” jelas Hery.

Kedua, ada juga fitur-fitur sosial seperti pembayaran infaq, ziswaf, wakaf dan lain sebagainya. Ketiga, fitur spiritual yang meliputi waktu sholat hingga menunjukkan Ayat-ayat pendek Al Quran. “Ada satu fungsi lagi, karena ini adalah bank syariah adalah fungsi spiritual,” kutip Hery.

Di BYOND ini para nasabah bisa melihat ada fungsi yang bisa menunjukkan waktu shalat, sambung Hery, kemudian bisa menunjukkan arah kiblat, bisa menyediakan juz amma pendek, dan seterusnya, dan seterusnya.

“Dengan begitu menurutnya superapp ini dapat menjadi cerminan visi-misi BSI selaku bank syariah terbesar di RI. Jadi ini adalah value proposisi dari Byond adalah sebagai sahabat financial, sahabat spiritual, dan juga sahabat sosial,” pungkasnya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, kesuksesan ini terus mendorong BSI menjadi bank besar dan kini telah memiliki kapitalisasi pasar terbesar nomor 9 di dunia.

“Singkat saja bahwa BSI ini bank syariah secara market capitalization nomor sembilan terbesar di dunia. Dulu nomor 12, sekarang nomor sembilan. Yang kedua tadi, stigma bahwa Bank Syariah itu ketinggalan, old school. Ini kita bisa buktikan sekarang dengan digitalisasi, friendly. Hari ini BSI menunjukkan BYOND,” ungkap Menteri BUMN Erick dalam Press Conference BYOND by BSI.

Melalui Super-app pertama di Islamic Banking ini, Menteri BUMN Erick berharap aplikasi ini bisa memudahkan semua nasabah dalam menggunakannya. “Saya yakin ke depan bagaimana BSI juga bisa terus memberikan solusi kepada Umroh dan Haji, ke depan kita dorong,” ucapnya.

Dilanjutkan Menteri Erick, “Ya sekarang kita sedang menunggu lisensi pembukaan BSI di Saudi Arabia. Yang kemarin sudah buka di tentunya Dubai, nanti ke Saudi Arabia. Sehingga nanti masalah isu-isu data untuk Umroh, Haji, dan lain-lain. Ini bisa disinergikan melalui accessibility dari pada BSI ke depan.” (net/smr)

Pos terkait