Akting Helena Bonham Carter dalam tangkapan layar twitter. foto: indopos.co.id

Aktris Helena Bonham Carter dan sutradara Sam Neill membuktikan bahwa masa karantina dari penyebaran wabah virus corona jenis baru penyebab Covid-19 tidak berarti membunuh kreativitas.

semarak.co -Buktinya, meski terisolasi di dua negara yang berbeda, keduanya berhasil memproduksi film pendek berjudul Das Fone Hell yang lucu dengan dialog menyentil kondisi orang-orang semasa di karantina yang tak bisa lepas dari ponsel pintar mereka.

Film berdurasi dua menit itu diunggah di akun Twitter Neill. Mengisahkan Carter sebagai ponsel pintar (iPhone) milik Neill yang marah karena telah ditinggal selama 10 menit oleh sang pemilik untuk keluar berbelanja.

“Pikirkan apa yang bisa terjadi dalam 10 menit itu. Keluarga Kardashian bisa saja punya bayi lagi. Ariana Grande mungkin merilis single baru. Trump mungkin mengebom Beijing demi rating…,” kata Carter dalam dialognya yang marah-marah di film.

Neill memasang muka sedih dimarahi smartphone-nya. “Sam’s Phone terakhir yang kupunya Nokia 8210. Aku suka ponsel itu. Bisa tahan diisi daya seminggu, bisa ditaruh di saku celana, tidak berbentuk aneh, Cantik,” kata Carter, nominator Golden Globe.

Ini bukan video pertama yang diproduksi Neill semasa karantina di tengah pandemi Covid-19. Sebelumnya dia sudah membuat film pendek berjudul Das Leek, Das Bad bersama rekan sesama aktor asal Australia Hugo Weaving.

Dia juga membuat film pendek bertajuk Das Underachiever yang bergulat dengan gagasan produktivitas karantina. Neill dan Carter pernah bekerja sama setidaknya di dua film yakni Merlin (1998) dan Sweet Revenge (1998), Entertainment Weekly dikutip Senin (25/5/2020). (net/lin)

LEAVE A REPLY